ASN Jangan Terlibat Politik Praktis

Silampari Online,
MARTAPURA- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) OKU Timur H. Abdul Rosyid, S.Ag, MM, M.Si menekankan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Kemenag OKU Timur agar tidak terlibat politik praktis. Hal ini di sampaikannya saat memberikan pembinaan kepada sejumlah ASN dan Guru di MTs Negeri 1 OKU Timur belum lama ini.
Menurutnya, tahun ini merupakan tahun panas karena akan ada pemilu serantak. Dimana larangan ASN berpolitik praktis selama Pilkada sudah diatur secara jelas dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Untuk itu dirinya selalu mengingatkan jajarannya agar tidak terlibat langsung dalam berpolitik. “Namun untuk menentukan pilihan dalam Pemilu, itu merupakan hak yang wajib dilaksanakan,” ungkapnya.
Dijelaskan Rosyid, dirinya tidak ingin ada satupun ada pegawai di lingkungan Kemenag OKU Timur yang terkena sanksi akibat berpolitik praktis. Karena selain merugikan diri sendiri, hal ini juga akan mencoreng nama instansi.
“Selaku ASN kita dilarang keras oleh peraturan perundang-undangan, bilamana melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis, tentu akan mendapatan sanksi tegas. Jika ada yang nekad melanggar maka akan menerima sanksi disiplin,” tegasnya.
Selain itu, Rosyid juga mengajak seluruh jajaran untuk tidak menyebarkan ujaran kebencian yang dapat menyebabkan perselisihan dan perpecahan dikalangan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menciptakan kedamaian serta kenyamanan. Karena peran Kemenag OKU Timur selain menjaga kerukunan umat beragama juga menciftakaan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkasnya. (inz