Bakal Sediakan 150 Troli Barang

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : AAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>BAKAL : </strong>Pembangunan terminal baru Bandara Silampari Lubuklinggau hampir seratus persen, Minggu (6/1).

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Bandara Silampari Lubuklinggau bakal menyediakan ratusan troli untuk mempermudah penumpang yang membawa barang perlengkapannya untuk menuju ke pusat kendaraan.

Muat Lebih

Dikarenakan, kebutuhan penyediaan troli itu juga dipengaruhi oleh kondisi terminal kedatangan yang sudah besar itu sangat dibutuhkan. Selain itu, jarak tempuh dari dalam hingga ke luar cukup lumayan jauh.

“Troli kita kan tahun lalu belum ada karena terminalnya kecil, kalau diadakan troli mau ditarok dimana tempat nya sempit, ada troli akan semakin mengurangi kapasitas,” kata Kepala Bandara Silampari, Rudi Pitoyo, Minggu (6/1).

Dijelaskannya, saat ini kondisi terminal sudah besar maka, akan disediakan. Untuj tahap awal disesuaikan dengan jumlah pesawat dan penumpangnya.

“Satu pesawat penumpangnya sekitar 200 an dan 150 an. Kita akan sediakan sebanyak 150 troli,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rudi mengatakan untuk area parkir saat ini sudah selesai. Selain sediakan area parkir disitu juga ada pekerjaan pembuataan taman. Sehingga, area parkir itu akan semakin cantik dan ada tamannya.

“Tinggal mempercantik dengan dibuat taman. Dan untuj parkir sudah selesai lama.

Luas parkir antara 8.000 atau 16 ribu meter persegi,” tambahnya.

Area parkir yang luas itu, sambung dia bisa menampung 400 kendaraan roda empat. Untuk penumpang yang memfaatkan jasa penerbangan di Bandara Silampari mencapai 180 ribu setahun.

Perkembangan terminal saat ini sudah selesai seratus persen. Keunggulan terminal baru ini, kata dia daya tampung yang pasti lebih besar daripada terminal yang lama. Terminal baru sudah memperhatikan arsitektur dan interiornya sudah mengarah ke Sumatera Selatan temanya.

“Di dalam ditampilkan kain sumatera seperti songket. Bangunannya dua lantai. Fasilitasnya juga lebih eksekutif. Disitu juga disiapkan eskalator untuk naik turun lantai satu dan dua. Terus ada lif untuk pelayanan terhadap difabel,” terangnya.

Bukan hanya itu saja, Ruang sistemnya sudah elektronik seperti chek in. Untuk jembatan penumpang (gardabrata) belum ada ditahun ini. Karena penumpangnya masih boeing.

“Nanti kalau sudah memungkinkan. Tapi, desainnya sudah didesain untuk nanti bisa ditambahi gardabrata. Bisa disambungkan dengan gardabrata,” ucapnya.

Garbarata itu, kata dia jembatan yang berdinding dan beratap yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang untuk memudahkan penumpang masuk ke dalam dan keluar dari pesawat.

“Kalau untuk peresmian yang rencananya Presiden RI masih menunggu karena belum mendapat surat kepastian,” pungkasnya.(HS-01)