Bangunan Liar Akan Ditertibkan

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : RAHMAT/KONTRIBUTOR HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>TERTIB :</strong> Bangunan liar pondok tempat berjualan buah-buahan musiman milik masyarakat yang akan ditertibkan karena dinilai merusak pemandangan dan bisa mengancam keselamatan pengguna jalan maupun pemilik bangunan itu sendiri.

Silampari Online,

MURATARA – Guna mempercantik ibukota Kabupaten Muratara yang menjadi jalur lintasan antar provinsi, pemerintah kabupaten akan menertibkan sejumlah bangunan liar yang dinilai merusak pemandangan.

Muat Lebih

Keberadaan bangunan liar yang berdiri di atas tanah DMJ (Daerah Milik Jalan) di sepanjang jalan lintas sumatera Kelurahan Muara Rupit dan Desa Lawang Agung itu juga dinilai bisa mengancam keselamatan pengguna jalan maupun pemilik bangunan itu sendiri.

“Kami menghitung ada sekitar 50 bangunan liar yang dibangun di atas jalur DMJ, semuanya akan kita tertibkan, karena kabupaten kita akan berbenah,” kata Kepala Satpol PP Muratara, Firdaus melalui Kabid Ketertiban Umum, Kasio.

Sebelum melakukan penertiban, pihaknya terlebih dahulu akan memberikan himbauan dan surat pemberitahuan, agar para pemilik bangunan dapat membongkar bangunan miliknya yang berada di atas jalur DMJ tersebut.

“Untuk tahap awal ini kita berikan himbauan dulu, kita berikan pengertian kepada pemiliknya, kita yakin mereka mengerti dari tujuan penertiban itu sendiri, makanya kita mohon kerjasama yang baik,” katanya.

Menurut Kasio, seluruh bangunan liar yang akan ditertibkan tersebut berupa tempat berjualan, baik itu buah-buahan musiman ataupun warung nasi, bukan bangunan tempat tinggal warga yang permanen.

“Pondok-pondok tempat masyarakat berjualan, bukan bangunan tempat tinggal, semuanya tidak memiliki izin, dan juga bangunannya tidak permanen,” ujarnya. (KHS-01)¬†