oleh

Bantu Keluarga Tidak Mampu Wakidin, RS AR Bunda Beri Potongan Biaya

-Lubuklinggau-391 Dibaca

Silampari Online,

MUSI RAWAS – Wakidin warga dusun 1 Desa Madang Kecamatan Sumberharta Kabupaten Musi Rawas (Mura) akhirnya dapat bernafas lega, pasalnya biaya Rumah Sakit (RS) yang ia tanggung dapat terlunasi setelah pihak manajemen Rumah Sakit (RS) AR Bunda Kota Lubuklinggau memberikan kebijakan potongan biaya.

Direktur RS AR Bunda Lubuklinggau, dr Sarah Airnar Rahman melalui Humas Ar Bunda Lubuklinggau, Febriano Anas saat diwawancarai Silampari Online Selasa (25/5/2021) menuturkan bahwa potongan biaya yang diberikan tersebut sebagai bentuk kebijakan pihak RS.

“Dimana berdasarkan informasi yang kami dapatkan bahwa yang bersangkutan berasal dari keluarga yang kurang mampu sehingga untuk meringankan beban keluarga tersebut pihak manajemen RS AR Bunda kemudian memberi kebijakan potongan biaya,” tutur Febri.

Biaya RS yang harus dilakukan pelunasan setelah dikurangi ongkos ambulance sebesar Rp.10.237.000., kemudian dari total biaya tersebut pihak RS memberikan kebijakan pihak keluarga hanya membayar sebesar Rp. 7000.000.,

Dalam hal ini kami dari pihak RS AR Bunda juga mengucapkan turut berbelasungkawa kepada pihak keluarga atas meninggalnya anak kandung bapak wakidin setelah menjalani operasi, semoga apa yang diberikan AR Bunda dapat membantu meringankan beban keluarga.

Sementara itu wakidin saat di temui Silampari lampari Online usai menyelesaikan pembayaran mengaku bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan,khususnya kepada pihak RS yang telah memberikan kebijakan pengurangan biaya.

Ditambahkannya bahwa dana yang ia terima dari para donatur yang telah membantu kurang lebih berjumlah 9 Juta ia gunakan untuk melunasi biaya rumah sakit 7Juta kemudian sisanya akan digunakan untuk kebutuhan mendoakan almarhum selama 7 hari.

Sebelumnya di beritakan, Jenazah anak wakidin, Agus Trianto (17) yang meninggal setelah menjalani operasi karena Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) tak dapat di bawa pulang akibat belum dapat membayar biaya rumah sakit sebesar 11 Juta di salah satu RS Swasta di Kota Lubuklinggau.

Kemudian di ketahui bahwa RS Swasta tersebut adalah RS AR Bunda Lubuklinggau, namun setelah di konfirmasi, pihak RS AR Bunda mengaku tidak Menahan Jenazah, akan tetapi hanya salah pemahaman dari pihak keluarga. (Musyanto)