Bantuan ke UPJA Diduga Tak Tervalidasi. Ini Alasan Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang

ILUSTRASI. FOTO net

SILAMPARI ONLINE

EMPAT LAWANG – Sejumlah anggota kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Empat Lawang, mempertanyakan pemberian bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) bantuan Pemprov Sumsel kepada Kelompok Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) dan Poktan. Pasalnya bantuan itu diduga tidak tervalidasi di Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia. Anehnya, tidak hanya satu atau dua unit saja yang diterima UPJA atau Poktan yang diduga tidak tervalidasi tersebut, namun beberapa jenis Alsintan seperti alat mesin panen padi (Combine), traktor roda empat, mesin pompa air hingga mesin penanam padi (Rice Transplanter), masing-masing lebih dari satu unit.

Muat Lebih

Sementara ada salah satu Poktan yang sudah tervalidasi tidak pernah mendapat bantuan. Anehnya, saat Poktan yang sudah tervalidasi tersebut menyampaikan proposal usulan, ditolak dengan alasan sudah pernah mendapat bantuan Alsintan, meski faktanya belum pernah menerima bantuan Alsintan sama sekali.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Dadang mengakui jika ada UPJA yang menerima Alsintan. Namun kata dia, bentuknya bukan bantuan namun pinjam pakai. Diapun mengatakan, UPJA yang dimaksut adalah UPJA Tanah Abang, Desa Nanjungan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker). 

“Itu bukan bantuan, namun pinjam pakai dan itu boleh-boleh saja, selama barang dan Koptannya ada,” kata Dadang dikonfirmasi wartawan via ponselnya, Selasa (13/8).

Terkait belum tervalidasinya Koptan tersebut, Dadang berkilah jika hal itu tidak masalah, selama Koptan atau UPJA-nya memang ada. Ini artinya lanjut Dadang, selagi jelas peruntukannya untuk UPJA atau Koptan atau masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi silahkan saja. “Bahkan masyarakatpun bisa mengajukan pinjam pakai Alsintan. Tidak masalah belum divalidasi, asalkan kita tahu bahwa kelompok atau UPJA-nya memang benar-benar ada, imbuhnya.

Saat disinggung batas akhir pinjam pakai itu sendiri, Dadang mengaku belum sempat mengecek. Namun dia memastikan arsip dan berkas pengajuan pinjam pakai ada di Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang.”Kalau kapan waktu pengembaliannya kita belum cek. Tapi Arsip berkasnya ada di kantor, nanti saya cek lagi,” terang Dadang. (HS-05)