Banyak Warga Tidak Mengenal Para Caleg

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ADI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>HASIL PERHITUNGAN : </strong> Anggota KPPS Jumadi sedang menunjukan hasil pehitungan surat suara di TPS 04 Desa Taba Tengah Kecamatan Selangit.Rabu (17/4).

Silampari Online,

MUSI RAWAS – Pemungutan suara Pemilihan umum (Pemilu) 2019, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di TPS 04, Dusun II Desa Taba Tengah, Kecamatan Selangit berjalan lancar tanpa kendala.

Muat Lebih

Perhitungan yang diakukan oleh Anggota KPPS Taba Tengah, setelah selesai perhitungan pemilihan peresiden selama 2 jam dan akan dilanjutkan perhitungan DPR RI.

Katua TPS 04, Al Koyum mengatakan, hasil perhitungan surat suara DPR RI ada 75 surat suara yang tidak sah.

“Setelah kami hitung banyak surat suara tidak tercoblos dan ada juga sedikit yang mencoblos lebih dari satu tusukan,”ujarnya.

Dari 199 surat suara, 120 surat yang sah, dan 75 surat tidak sah setelah selesai perhitungan surat sudah ditandatangani.

Pengawas Kecamatan (Panwascam) Desa Taba Tengah, Abi mengatakan, 75 surat tidak sah karena banyak warga tidak mengenal para calon Legislatif itu faktor penyebabnya warga tidak memilih.

“Banyak orang yang tidak milih, kerena banyak dak kenal para caleg DPR RI,”jelasnya.

Sementara itu, Ketua PPS M.Tabil juga mengatakan, seharusnya warga tidak boleh golput, biarpun tidak kenal, seharusnya warga tetap memilih untuk kebaikan mereka dan kita juga karena itu wajib.

“Surat suara yang tidak sah nantinya tetap di masukan kedalam kotak yang di sediakan.”jelasnya.

Saat ditanya untuk perhitungan DPRI, paling terbanyak surat suara Caleg DPR RI yang bernama Hj. Shanti Ghasela 61 suara.

Perhitungan di TPS 04 oleh anggota KPPS, kemungkinan malam penyelesainya, karena melihat perhitungan surat suara tidak bisa memakan waktu 2 jam, dan ada 3 kotak lagi yang belum.

“Semoga perhitungan surat suara di TPS 04 ini berjalan lancar sampai selesai,”harapnya (HS-10).