Baru Setahun, Proyek Jalan Walisongo Sudah Rusak

SILAMPARI ONLINE

Kurangnya pengawasan terhadap kegiatan pembangunan proyek jalan. Berdampak pada kwalitas proyek yang dilaksanakan. Seperti pengerjaan jalan wali Songo, desa Bukit sekarang sudah dipecah menjadi Desa Bukit Makmur Kecamatan Betung. Kab. Banyuasin Kondisinya sudah mulai rusak, retak dan Besi behel mulai bermunculan membahayakan kendaraan yang melintas.
Berdasarkan pantauan media ini dilapangan, selasa( 10/9/2019) jalan wali Songo yang berada di Rt. 17,18 desa Bukit Makmur pecahan dari desa bukit ( desa induk, red) merupakan salah satu akses jalan desa yang banyak dilalui Perusahan.  Kondisinya mulai rusak terlihat dari jalan mulai retak- retak panjang membelah badan jalan, dan besi behel tiker sudah pada kelihataan.

Muat Lebih

Thamrin(60) tokoh masyarakat dilingkungan Rt.18  Wali Songo  saat disambangi wartawan, mengatakan, meski dirinya bukan ahli proyek, namun ia paham cara apa yang dikerjakan waktu pelaksanaan proyek jalan tersebut . Seperti papan mal 20 cm, papan ditegakan ke tanah yang  digali,  jadi dari ketebalan sudah meragukan, adukan banyak pasir dari semen, dikerjakan malam hari,  jadi ada pengawas baik dari kecamatan dan kabupaten.” Saya bilang jalan ini tidak akan bertahan lama kalau dikerjakan asal terlaksana saja, tidak sesuai cara kerjanya,” kata dia.

Dia juga berharap, biar jalan ini bisa bertahan lama harus cepat disiram Aspal diatasnya agar jangan cepat rusak. Apalagi kendaraan perusahan banyak mengunakan jalan tersebut.

Karena desa ini baru saja pemekaran karena terlalu luas, agar pemeratan pembangunan di desa jangan sampai ketinggalan dengan desa- desa lain. ” Harus memiliki pemimpin desa yang cerdas,  jiwa visioner untuk membangun desa untuk mengejar ketinggalan,” tegasnya.

Kepala Desa bukit, Agus saat dikonfirmasi mengatakan sebenarnya jalan ini sudah masuk desa bukit makmur, karena desa bukit sudah terlalu luas. Namun jalan ini memang benar baru setahun dikerjakan tapi sudah mulai rusak,  besi- besinya banyak yang keluar. “Tapi kita dari desa  sudah berkordinasi dengan pihak Manager perusahan PTPN 7 Kerawo akan memperbaik jalan rusak tersebut,” ujar Agus. ( heri)