Baru Tiga Kali Transaksi Narkoba, Warga Lakitan Terjaring Razia

SILAMPARI ONLINE,

MUARA LAKITAN– Anggota Polsek Muara Lakitan menggelar razia di Jalan Lintas Mura-Sekayu, Rabu (04/03/2020) sekitar pukul 06.00 WIB. Alhasil, aparat mengamankan tiga orang yang diduga Penyalahgunaan Narkoba.

Muat Lebih

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Humas Polres Musi Rawas menyampaikan penangkapan ketiga terduga pengedar narkoba ini, berawal Selasa, 03 Maret 2020, pihak kepolisian menerima informasi bahwa akan ada transaksi Narkotika jenis shabu-shabu sebanyak 3 Kg (tiga Kili Gram) di Palembang dan akan dibawa menuju Desa Semangus Kecamatan Muara Lakitan.

“Mendapatkan informasi tersebut, selanjutnya Kapolsek Muara Lakitan memimpin anggotanya untuk melakukan penyelidikan,” katanya.

Satu hari kemudian pada Rabu, 04 Maret 2020 sekira pukul 06.00 Wib didapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin. Saat itu para pelaku sedang dalam perjalanan dari Palembang menuju Kecamatan Muara Lakitan.

Selanjutnya Kapolsek bersama-sama anggota melaksanakan razia di jalan lintas Mura-Sekayu tepatnya di Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas dan berhasil mengamankan 1 (satu) unit mobil yang dicurigai milik pelaku yaitu mobil jenis DFSX GLORY warna putih dengan No.Pol BG.1893.XH .

Saat diperiksa didalam mobil tersebut terdapat 3 (tiga) orang laki-laki dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan 13 (tiga belas ) butir pil yang diduga Narkotika jenis ekstasi yang ditemukan di jaket pelaku bernama Yobing.

Ketiga orang yang diamankan tersebut bernama Yobing (28), Edwin (35) dan Frengki (28), ketiganya merupakan warga Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas.

Dari keterangan Yobing salah satu terduga, ia sudah 3 (tiga) kali melakukan transaksi Narkotika dengan cara membeli narkotika jenis shabu-shabu di Kota Palembang dan dibawa menuju Desa Semangus untuk dijual kembali.

” Saya sudah tiga kali transaksi narkoba, Pertama, pada Desember 2019 sebanyak 3 (tiga) Kg Narkotika jenis shabu-shabu, Kedua pada Januari 2020 sebanyak 1 (satu) Kg Narkotika jenis shabu-shabu, Ketiga pada 03 Maret 2020 sebanyak 3 (tiga) Kg Narkotika jenis shabu-shabu, namun gagal karena Narkotika jenis shabu-shabu sedang kosong,” tutur Yobing.

Karena pada saat transaksi tersebut barang yang dicari berupa sabu-sabu tidak bisa mereka dapatkan, lalu kemudian mereka memutuskan membeli narkotika jenis ekstasi sebanyak 20 (dua puluh) butir dan telah dikonsumsi sebanyak 7 (tujuh) butir, hingga tersisa sebanyak 13 (tiga belas) butir, sesuai dengan barang bukti yang didapatkan saat penggeledahan.

Penulis : Nofi Ardiyanto
Editor : Agus Hubya H