Bawaslu Beri Tenggat Satu Minggu

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>TEBAR :</strong> Sejumlah baliho caleg bertebaran di di sisi kiri kanan simpang tiga Talang Banyu Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Minggu (13/1/2019).

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Empat Lawang, mengaku telah menyampaikam surat imbauan penertiban alat peraga kampanye (APK) milik calon anggota legislatif (caleg) dan partai politik peserta pemilu.

Muat Lebih

Ketua Bawaslu Kabupaten Empat Lawang, Rudiyanto mengatakan, jika pihaknya telah menyampaikan Surat imbauan penertiban APK Nomor : 04/K.SS 04/PM.00.00/1/2019 kepada seluruh parpol, agar setiap pemasangan baliho caleg yang melanggar aturan untuk dipindahkan.

“Kami berikan batas waktu satu minggu jika tidak dipindahkan tempat pemasangan baliho yang melanggar aturan akan kami tindak. Nanti akan bekerja sama dengan Satpol PP dan juga pihak kepolisian,” tegasnya kepada Harian Silampari, Selasa (15/1).

Menurut Rudiyanto, penyampaian surat himbauan tersebut, disebar pihaknya kemarin (Senin, 14 Januari 2019). Pihaknya berharap himbauan ini dapat segara ditindaklanjuti oleh para peserta pemilu 2019. 

“Sebab, dalam minggu-minggu ini, kami akan segera melakukan penertiban. Pilih mana, apakah mereka sendri yang menertibkan, atau kami. Jika kami, sudah otomatis APK tersebut akan hilang,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, pemasangan APK, mestinya tidak melagar aturan yang sudah diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Harus sesuai lokasi dan menerapkan nilai-nilai estetika. “Kalau sejauh yang kami pantau, banyak APK yang sudah melanggar itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Empat Lawang, Ali Alimin mengakui masih banyak ditemukan Caleg yang melanggar aturan dalam pemasangan APK. Padahal dari KPU Empat Lawang telah menyampaikan aturan tentang pemasangan APK, baik itu dari jumlah, ukuran, maupun titik ke seluruh partai politik (Parpol).

“Masih ada yang kita temukan memasang baliho dilingkungan masjid. Tidak hanya itu, ada juga yang memasang dipohon, bahkan tiang listrik,” ungkapnya.

Lalu kata Ali, dibeberapa titikpun banyak ditemukan jumlah baliho yang dipasang terlalu banyak sehingga tidak sedap dipandang. Hal itu jelas mengganggu keindahan. “Dibeberapa persimpangan banyak dimanfaatkan para caleg untuk memasang baliho. Namun jumlahnya terlalu banyak sehingga mengganggu keindahan,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau, kepada para caleg agar memasang APK sesuai juknis dan juklak yang sudah KPU sampaikan kepada setiap parpol. “Kita harapkan setiap pemasangan baliho itu tidak menggganggu fasilitas umum,” tandasnya. (HS-05)