Bebas Sampaikan Usul

MUSDES : Pelaksanaan Musdes di Desa Tanjungning Simpang Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang, Rabu (11/9). Foto : Fahrurozi/HS.

SILAMPARI ONLINE

EMPAT LAWANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungning Simpang, Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang, menggelar musyawarah desa (Musdes) bersama Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan segenap masyarakat desa setempat di balai desa itu, Rabu (11/9). Musdes yang dipandu petugas pendamping desa ini juga turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kecamatan Saling dan sejumlah pihak yang berkepentingan dalam wilayah Kecamatan Saling.

Muat Lebih

Kepala Desa (Kades) Tanjungning Simpang, Umirtu mengatakan, Musdes yang digelar pihaknya ini, merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu digelarnya untuk menampung aspirasi masyarakat dalam menyusun rencana kerja tahun berikutnya.

“Setiap tahun kita selalu menggelar Musdes secara teebuka aeperti ini. Seluruh elemen masyarakat kita undang semua tanpa terkecuali. Mereka bebas menyampaikan usul pelaksanaan pembangunan kedepan, baik itu berkaitan dengan pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat,” jelas Umirtu.

Dari berbagai aspirasi yang disampaikan itu nantinya akan ditampung untuk selanjutnya akan dikaji dalam penyusunan rumusan kebijakan pembangunan desa tahun berikutnya. “Nantinya akan diketahui, mana yang prioritas mana yang belum. Jika nanti bisa kita tanggulangi dengan Dana Desa, tentu akan kita laksanakan pada tahun anggaran berikutnya,” ucapa dia. Selain membuka Musdes, pihaknya juga membuka corong penyampaian aspirasi masyarakat melalui Kepala Dusun (Kadus) yang ada di wilayah desanya. “Masyarakat juga dapat menyampaikan usulan melalui kadus-kadus di wilayah mereka, tentu saja untuk tahun anggaran berikutnya,” ujarnya.

Selaku Kades, kata Umirtu, dia ingin transparansi pengelolaan Dana Desa di desanya dapat terlaksana dengan baik. Sudah menjadi mimpinya jika suatu saat Desa Tanjungning Simpang dapat lebih maju dan menjadi percontohan bagi desa-desa di Empat Lawang, bahkan di Indonesia. “Jika sebelumnya kita yang berangkat study banding ke desa lain yang lebih maju, kedepan kalau bisa desa kita yang menjadi tujuan study banding,” harapnya. (HS-05)