Bejat, Ayah Tega Setubuhi Anak Kandung

Alamsyah saat diamankan di Mapolres Muratara

 

Silampari Online-MURATARA-Polres Muratara bersama Polsek Karang Dapo, menangkap seorang pria bernama Alamsyah (38) warga Jalan RT.13 Kelurahan Karang Dapo Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara, diduga karena melakukan persetubuhan terhadap anak kandungnya sebut saja bunga  (8), Selasa 29 September 2020.

Bacaan Lainnya

Kapolres Muratara AKBP Adi Winata melalui Kasat Reskrim Muratara AKP Dedi Rahmad Hidayat, SH mengatakan pelaku persetubuhan anak di bawah umur ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara itu. Pria kelahiran Ngulak Kabupaten Musi Banyuasin tersebut juga sudah mendekam di rumah tahanan polres setempat.

Pada Minggu, 27 September 2020 sekira jam 14.00 Wib anggota Polsek Karang Dapo menerima informasi bahwa Pelaku sedang berada di rumahnya Di RT.13 Kelurahan Karang dapo Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara. Kemudian Unit Reskrim Polsek Karang Dapo menuju lokasi, sesampainya di Lokasi benar bahwa Pelaku sedang berada dilokasi, lalu Unit Reskrim Polsek Karang Dapo mengamankan Pelaku.

Selanjutnya Pelaku diamankan di Polsek Karang Dapo kemudian berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Muratara selanjutnya tersangka dan berkas perkara dilimpakah ke Satreskrim Polres Muratara dan perkara di tangani unit PPA Sat Reskrim Polres Muratara.

“Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 80 sub 82 UU no.35 th 2014 tentang Perlindungan anak,” ujarnya.

Setelah menjalani pemeriksaan ia ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara persetubuhan anak di bawah umur. Sebab dalam pemeriksaan penyidik mendapatkan dua alat bukti, apa yang telah dilakukan tersangka terhadap korban.

“Setelah kami periksa yang bersangkutan kami amankan dan dilakukan proses lebih lanjut dalam perkara itu. Bahkan ketika ditetapkan sebagai tersangka yang bersangkutan tidak ada melakukan perlawanan apapun,” kata dia.

Dari kejadian itu juga penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti, 1 (satu) lembar celana pajang warna hitam dan 1 (satu) lembar baju tidur warna kuning.

“Semoga kasus seperti ini khususnya di wilayah Muratara tidak akan terulang lagi, maka dari itu para orang tua diminta agar memperketat pergaulan anaknya apabila di luar rumah,” pungkasnya (Ardi  Yansah)