Belum Ada Penertiban Kendaraan Angkutan Barang yang Over Dimensi Over Load

Foto : Mustofa/Oku Ekspres. Rencananya awal Oktober kendaraan Over Dimensi Over Load alias (ODOL) akan ditertibkan BPTD Wilayah VII Sumsel Babel dengan Polda Sumsel dan Petugas Terminal tipe A. Namun hingga sekarang penertiban yang sempat disosialisasikan itu, belum beraksi hingga sekarang. (*)

SILAMPARI ONLINE – Penertiban kendaraan angkutan barang yang Over Dimensi Over Load (ODOL) belum terlihat hingga pekan kedua Oktober. Padahal penertiban tersebut direncanakan Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VII Sumatera Selatan dan Bangka Belitung di terminal tipe A Batukuning digelar pada awal Oktober kemarin.

Rencana penertiban ini sempat membuat nyali sopir angkutan barang ciut. Karena banyak kendaraan yang melintas di jalan nasional itu melanggar aturan. Baik dimensi kendaraan maupun muatan. Nah rencana ini ada yang setuju, ada juga yang sebaliknya. Hal ini diketahui saat berbincang dengan beberapa sopir yang sedang beristirahat di SPBU Batukuing belum lama ini.

Muat Lebih

Ia setuju penertiban dilakukan agar perusahaan transportir barang tidak memaksakan muatan yang dibawa. Kondisi ini membuat sopir was-was saat melintas di jalan kecil. “Contoh melintas di jalur simpang Meo. Kalau tidak paham dengan kondisi jalan, sangat bahaya untuk truk muatan besar,” ujar Indra, sopir fuso asal Lampung ini.

Selain itu, jika ditertibkan dari sekarang, otomatis kendaraan yang dipakai tidak terganggu di jalan, khususnya dari aktifitas penertiban kendaraan. “Kalau pun dihentikan petugas di jalan, cuma memastikan kendaraan sudah sesuai kir,” terangnya.

Sementara itu, Jon, sopir lainnya mengaku kurang setuju dengan penertiban tersebut. Apalagi secara pribadi ia kerap gugup saat petugas menghentikan kendaraannya. “Padahal setiap penertiban saya tidak pernah ditilang. Dokumen perjalanan lengkap. Tapi saya sering gerogi saat petugas menghentikan truk yang saya kemudikan,” katanya yang mengaku warga Lampung Utara sembari bercanda. Dia bersama Indra satu tujuan berangkat dari Jakarta menuju Padang. Menurut Jon, sejak dari Lampung hingga ke Baturaja, dirinya tidak melihat penertiban. “Mudah-mudahan tidak ada penertiban sampai tujuan, “lanjutnya. Soal penertiban ODOL yang disosialisasikan September lalu, Terminal Tipe A Batukuning hanya menjadi titik lokasi. Sementara penertiban dilakukan petugas BPTD Wil. VII Sumsel Babel bersama Polda Sumsel dan petugas terminal Batukuning. “Belum (penertiban). Tapi bulan ini akan dilaksanakan,” jelas Kepala Kepala Satuan Pelayanan (Kasat Pel) Terminal, Deni P MZ, kemarin (13/10).

*Sumber : Oku Ekpres