Satu Untuk Semua

Bentrok Ulu Musi Tidak Ganggu Tahapan Pilkada

Silampari Online,

EMPAT LAWANG- Ketua KPU Kabupaten Empat Lawang, Mobius Alhazan mengatakan, bentrok massa pendukung Paslon di Desa Padang Tepong tidak mengganggu tahapan Pilkada. Agenda nasional ini tetap akan laksanakan.

“Jangan gara-gara itu Pilkada kita terganggu. Kami sebagai penyelenggara pemilu siap melaksanakan pilkada yang tinggal beberapa hari lagi dan tidak ada hal yang ditunda,” kata Mobius saat dibincangi Harian Silampari di Mapolres Empat Lawang, Rabu (13/6).

Jika ditunda, lanjut Mobius, malah akan berlarut-larut dan kemungkinan akan bertambah bahaya. “Kalau sekarang kan mereka saling mengakui jika pendukung mereka banyak. Tapi nanti akan dibuktikan tanggal 27 Juni, siapa yang banyak dipilih masyarakat itulah yang terpilih sebagai bupati dan wakil bupati,” ucapnya.

Dijelaskan Mobius, penundaan pilkada itu, jika tidak ada persiapan, bencana alam, dan hal-hal yang tidak bisa dikendalikan lagi. Sejauh ini penyelenggara siap dan pihak kepolisian masih bisa mengendalikan situasi. Mobius mengharapkan, masing-masing paslon bisa bersama-sama menjaga kondusifitas menjelang pencoblosan. Apalagi sekarang suasana Ramadan dan sebentar lagi lebaran.

“Masing-masing paslon, timses jangan mengeluarkan statmen menimbulkan reaKsi di massa mereka. Boleh kampanye tapi dengan baik,” imbuhnya.

Ketua Panwaslu Kabupaten Empat Lawang, Rudi Yanto meminta semua pihak yang bertikai agar menahan diri. Selain itu diharapkan tidak mengedepankan emosi serta tidak mudah terpancing dari berbagai isu-isu yang tidak bertanggungjawab. “Jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak atau belum tentu ada kebenarannya,” kata Rudi.

Menurut Rudi, kejadian bentrok antar pendukung Paslon 1 dan 2, sangat disesalkan semua pihak, termasuk Panwaslu Kabupaten Empat Lawang. Pihaknya tentu berharap kejadian seperti ini tidak lagi terulang hingga nantinya kabupaten ini berhasil melakukan pemilihan kepala daerahnya. “Sejauh ini Panwas belum menyimpulkan apakah ada pelanggaran (Pemilu) atau tidak pada kejadian itu. Kejadian ini diluar konteks pengawasan yang dilakukan Panwas,” kata dia.

Pihaknya lanjut Rudi, menyerahkan sepenuhnya mekanisme pengusutan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian di Kabupaten Empat Lawang.

Sementara itu, Calon Bupati Empat Lawang, H David Hadrianto Aljufri mengatakan, sejauh ini dia selalu berpesan kepada para pendukungnya agar menahan diri agar tidak terjadi kegaduhan di pilkada Empat Lawang. Kejadian kemarin kata dia, diluar kontrol dirinya selaku calon yang diusung di pilkada Empat Lawang dan dia mengaku sangat menyesalkan adanya insiden ini.

“Kita berharap semua pihak dapat menahan diri dan saya siap menjaga agar kejadian ini tidak terulang kembali,” kata dia.

David berharap pelaksanaan pilkada di Kabupaten Empat Lawang dapat berjalan adil. Penyelenggara pilkada harus bersikap netral agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya. “Kalau pelaksana bersikap netral, saya yakin kedepan tidak ada lagi kejadian serupa dan kedepan masyarakat dapat menentukan pilihannya sesuai dengan hati nurani,” tegasnya. (HS-05)

Komentar
Loading...