Beredar Informasi Ada Pegawai BAPPEDA Suspect Covid-19 ?

Ilustrasi (NET).

SILAMPARI ONLINE, KEPAHIANG – Beredar pesan di Whatsapp (WA) tentang salah seorang pegawai BAPPEDA Kepahiang diduga suspect Covid-19. Saat ini pegawai yang baru kembali dari dinas luar (DL) tersebut telah dirujuk ke Rumah Sakit.

Riwayat perjalan pasien tersebut, dari Jakarta sekitar 10 hari yang lalu. Namun sepulang dari DL dia mengalami batuk dan pilek. Lantas yang bersangkutan berobat ke RSUD Kepahiang dan kini dirujuk ke Rumah Sakit dr M Yunus (RSMY) Bengkulu.

Muat Lebih

Direktur RSUD Kepahiang, dr Hulman ketika dikonfirmasi membenarkan ada pasien yang mengalami demam dan batuk-batuk. Hanya saja dia menegaskan bahwa status dari pasien tersebut adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Hal ini lantaran pasien itu baru saja kembali dari wilayah wabah, dan sempat mengalami keluhan sakit.

“Bukan suspect atau apa, ini baru PDP karena baru kembali dari wilayah wabah. Kenapa harus dirujuk ke RSMY?, karena di tempat kita ini fasilitasnya belum memenuhi, sehingga harus dirujuk ke RSMY,” terang Hulman kepada wartawan, kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang, Tajri M Fauzan mengatakan, terkait isu yang beredar, dia mengakui adanya seorang pegawai Bappeda Kepahiang yang dalam pengawasan.

“Iya, tapi masih dalam pengawasan, suspect aja belum,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepahiang, Neti Herawati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Kepahiang, kata dia, belum mengumumkan secara resmi adanya warga yang suspect Covid-19. Ini berarti masih aman. “Namun, tetap waspada dan jangan dihantui ketakutan. Sama sama berdoa agar Kepahiang dijauhi malapetaka itu,” imbaunya. (KHS-06)