oleh

Beri Perlindungan Masyarakat dari Ancaman Bencana

-Musi Rawas-259 Dibaca

#Dinsos Bentuk KSB di Sukamerindu

Silampari Online,

Bertempat di Desa Sukamerindu Kecamatan STL Ulu Terawas, Sabtu (4/5) Dinas Sosial (Dinsos) sukses membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) sekaligus pemberdayaan masyarakat dalam pelatihan penanganan bencana. Tujuannya yakni sebagai upaya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman resiko bencana.

Pantauan koran ini dilapangan, Launching KSB ditandai dengan pembukaan tirai Gardu Sosial KSB Desa Sukamerindu. Sedangkan pembukaan pelatihan penanganan bencana ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Mura, H Hendra Gunawan dan dihadiri Kepala Dinsos, Agus Susanto, Camat STL Ulu Terawas, Saparudin Husein, Instruktur dari Dinsos Provinsi Sumsel, Amir Sutisna. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penangulangan bencana, mulai dari evakuasi korban bencana hingga penyiapan dapur umum oleh peserta pelatihan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mura, Agus Susanto mengatakan kegiatan pelatihan tersebut diikuti sebanyak 100 peserta yang semuanya merupakan warga Desa Sukamerindu. Dimana, dipilihnya Desa Sukamerindu, sebagai lokasi kegiatan karena Desa Sukamerindu salah satu Desa yang berada di bantaran Sungai Lakitan. Sehingga kerap dilanda banjir setiap tahun dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan tentang kesiapsiagaan warga terhadap bencana dan simulasi penanganan bencana yang menyangkut tanggap cepat darurat dan kejadian luar biasa,”jelas Agus.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa egiatan pelatihan pembentukan KSB bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan resiko bencana dengan cara pelatihan pencegahan dan penanggulangan bencana berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada pada lingkungan setempat.

Sementara itu, Bupati Mura, H Hendra Gunawan mengapresiasi dan menyambut baik dengan kegiatan pembentukan KSB dan pelatihan ini. Apalagi, apabila musim hujan maka Sukamerindu sangat rentan terjadi bencana banjir, ini dikarenakan Desa Suka Merindu berada dibantaran Sungai Lakitan yang akan meluap apabila intensitas hujan tinggi.

“Kita lihat peserta akan diberikan pembekalan untuk siaga dalam menghadapi bencana dengan tetap mengedepankan tugas kemanusiaan yang diterapkan dalam operasional dilapangan. Terutama memberikan pertolongan dan perlindungan kepada masyarakat yang mengalami musibah bencana,”papar Hendra.

Terlepas dari itu dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini maka dapat dijadikan sarana pemahaman dan kesadaran untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang daerahnya rawan terjadinya bencana secara cepat dan tepat serta melakukan koordinasi dengan baik dengan seluruh pihak dalam penanganan bencana.

“Saya berterimakasih atas terselenggarannya kegiatan ini dan kedepan terus dievaluasi untuk lebih efisien. Sehingga mampu melibatkan Desa-Desa lainnya yang ada di Bumi Lan Serasan Sekentenan,”pungkasnya. (HS-03)