Biaya Parkir di Lokasi Pembukaan MTQ Meresahkan Warga

SILAMPARI ONLINE,

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) 2020, oleh Bupati Banyuasin di Alun – Alun Kota Pangkalan Balai, Minggu (1/3/20), menyisakan cerita buruk bagi masyarakat Kota Pangkalan Balai, kenapa tidak. Pasalnya warga dikenakan tarif parkir lebih mahal dari aturan yang sudah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Bacaan Lainnya

“ Kami diminta bayar Rp 5000 rupiah untuk satu unit kendaraan sepeda motor, padahal Perda yang sudah ditentukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin kendaraan motor dikenakan biaya Rp 1000 rupiah,” kata Andika warga setempat.

Anehnya, Karcis yang diberikan kepada warga, Karcis foto copyan. Bahkan anehnya lagi jumlah Rp 1000 rupiah itu Sudah dicoret menggunakan panah merah diubah menjadi Rp 5000 rupiah.

“ Krisisnya sudah dicoret kak, harga Rp 1000 diubah menjadi harga Rp 5000. Kami wajib bayar Rp 5000, padahal Pemerintah Banyuasin belum menaikan harga karcis parkir. Bukanya kegiatan MTQ yang di buka oleh Bupati Banyuasin Bapak Askolani ini untuk masyarakat. Kok kami masyarakat dibebani dengan hal seperti ini,” ujar dia.

Bukan perkara uangnya, akan tetapi hal ini merusak citra Kabupaten Banyuasin, apalagi acara ini diramaikan artis ibu kota dan di buka langsung oleh Bupati Banyuasin.

“ Kami tidak mempermasalahkan uang parkirnya, akan tetapi hal ini akan merusak kegiatan besar seperti ini. Bagaimana kalau yang hadir itu tamu undangan Pak Bupati,” sambung dia, seraya menyebutkan meminta Pemkab Banyuasin melakukan Penertiban Parkir tersebut. (Eggy)