Bidan Diharapkan Pahami Aturan Baru Soal JKN-KIS

SILAMPARI ONLINE

BPJS Kesehatan bersama dengan tenaga kesehatan kota Lubuklinggau duduk bersama untuk menyamakan persepsi mengenai Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang telah terbitkan oleh pemerintah, Rabu (23/01). Hadir dalam pertemuan ini, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Lubuklinggau, perwakilan manajemen Rumah Sakit di Kota Lubuklinggau, perwakilan tenaga kesehatan setiap Puskesmas, serta bidan yang membuka praktik secara mandiri.

Muat Lebih

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau Yusfika Rina menjelaskan, dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 ini terdapat beberapa penyesuaian dari peraturan sebelumnya. Untuk itu, selain memberikan sosialisasi mengenai hal tersebut, pihaknya juga memohon dukungan kepada tenaga kesehatan untuk dapat memberikan pelayanan dengan optimal kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), sesuai dengan kebijakan terbaru.

“Pemahaman tentang aturan baru ini sangat penting bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan jejaring dan perawat ruangan rawat inap kebidanan. Mereka memegang peran vital sebagai garda terdepan dalam melayani persalinan, selain itu juga menjadi aktor utama dalam mengedukasi keluarga bayi baru lahir agar segera mendaftarkan bayi baru lahirnya,” terang Yusfika.

Yusfika mengatakan dengan adanya pemberlakuan peraturan ini diharapkan mendorong orang tua bayi, agar mereka memberikan jaminan kesehatan bagi bayinya dari sejak lahir bukan hanya saat bayinya sakit. Dalam sosialisasi ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Lubuklinggau, Nurmalina mengungkapkan sosialisasi tersebut selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga sebagai ajang untuk menambah informasi dan pengetahuan terbaru.

“Sosialisasi ini sangat bagus sekali, saya sebagai Ketua Ikatan Bidan Indonesia Kota Lubuklinggau senang sekali telah mengundang baik bidan-bidan praktik mandiri, khususnya dan tenaga kesehatan yang ada di Kota Lubuklinggau karena informasi terbaru ini sangat kami butuhkan mengingat kami banyak berhubungan dengan masyarakat khususnya ibu hamil. Untuk pelayanan bagi ibu hamil nantinya saya harap informasi ini agar dapat disosialisasikan telebih dahulu kepada masyarakat di masing-masing tempat kerja agar setelah melahirkan nanti (bayinya) akan mendapat jaminan sejak baru lahir,” ujar Nurmalina.

Sumber : BPJS Lubuklinggau