Bidan Puskesmas Tidak Kunjung Pulang, Ex Anggota TNI Bakar Rumah

  • Whatsapp
Ex anggota TNI-AD bernama Dedek Rahmadi alias Dedek (35


SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU-Gara-gara sang isteri tercinta tidak mau diajak pulang, Ex anggota TNI-AD bernama Dedek Rahmadi alias Dedek (35), diduga membakar satu unit Rumah Permanen berukuran 12,5 x 20 M2.
Peristiwa yang terjadi Sabtu, 29 Februari 2020 sekitar pukul 19.00 wib, Rumah yang ditempati tersangka Dedek dan Istri Roswita alias Ros (39), seorang Bidan Puskesmas Petanang. Tepatnya, di Jalan Lintas Sumatera Rt. 03 Kelurahan Durian Rampak Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau.
Akibat peristiwa itu, korban menderita kerugian 1 (satu) unit Rumah Permanen berukuran 12,5 x 20 Meter2 beserta isi barang-barang dan surat-surat penting lainnya yang diperkirakan kerugian sekitar Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah).

Bacaan Lainnya

Modus Operandinya, berawal sekitar pukul 09.00 wib terjadi selisih paham dan cek cok mulut diantara Korban dan tersangka yang merupakan Suami Isteri. Lalu tersangka mengancam Korban dengan menggunakan senjata api rakitan (senpi) miliknya dan sempat menembakkan sebanyak dua kali ke arah Korban. Namun tidak meledak sehingga Korban merasa ketakutan dan pergi dari rumahnya menuju ke rumah Orang Tuanya yang masih di alamat yang sama. Sekitar pukul 18.15 wib, tersangka mengakui dalam keterangannya mendatangi rumah Mertuanya untuk mengajak Isterinya (Korban) dan anak-anaknya pulang ke rumahnya, tetapi Korban tidak mau diajak pulang karena merasa ketakutan. Sehingga Ibu Korban meminta kepada Tersangka supaya Korban biarlah dulu tinggal di rumah Orang Tuanya, namun Tersangka marah dan mengancam jika tidak pulang maka rumah akan dibakar lalu dengan bernada emosi. Tersangkapun pulang ke rumahnya dengan mengajak anak-anaknya lalu setelah sekian lama menunggu ternyata Korban (Isterinya) juga tidak kunjung pulang, sehingga Tersangka tambah kesal lalu masuk ke dalam kamar rumahnya kemudian mengambil Sprei dari dalam Kasur lalu menggulung-gulung Sprei tersebut.
Kemudian mengambil Korek Api Gas dari kantong celananya dan membakar Sprei tersebut lalu meletakkannya di atas Kasur kemudian Tersangka merobohkan Lemari Anaknya yang berada di ruang Tamu lalu Tersangka pergi membiarkan api semakin membesar dan membawa kedua anaknya melarikan diri dengan menggunakan Mobil Cayla warna Putih megarah ke Tegal-Jawa Tengah. Kemudian ke Malang-Jawa Timur ke rumah keluarganya lalu akhir Maret Tersangka kembali ke rumah Orang Tuanya Tersangka di Palembang.
“Tersangka Bakar Rumah karena isterinya tidak mau pulang,” tegas Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Horizon Manik, dalam rilisnya, Jumat (24/4/2020).

Kronologis Penangkapannya, setelah dilakukan serangkaian tindakan Penyelidikan kemudian dilakukan Gelar Kasus tingkat Polsek lalu dinaikkan statusnya ke tingkat Penyidikan, kemudian pada, Selasa, 21 April 2020 yang dipimpin oleh Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Harrison Manik, SH., MH, Kanit Reskrim Aiptu Arah Manu, SH dan Personil Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara berangkat ke Palembang setelah mendapatkan Informasi kalau Tersangka berada di rumah orang tuanya di Palembang. Kemudian Personil melakukan pengintaian hingga akhirnya pada Kamis, 23 April 2020 sekitar pukul 07.00 wib berhasil menangkap Tersangka yang sedang tertidur lalu Personil melakukan Penggeledahan terhadap Tersangka dan Personil berhasil mengamankan 1 (satu) pucuk Senjata Api Rakitan (senpira) Laras Pendek isi peluru 4 beserta Amunisinya sebanyak 4 buah. Tersangkapun berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan lalu Tersangka langsung dibawa ke Lubuklinggau guna dilakukan Pemeriksaan diruangan Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara untuk proses Penyidikan lebih lanjut. “Barang Bukti yang disita 1 (satu) pucuk Senjata Api Rakitan laras pendek Isi Peluru 4 berikut 4 buah Amunisi,” paparnya.

Laporan : Nofi Ardyanto
Editor : Agus H