Bongkar Terali Jendela Korban dengan Kayu

Tersangka Samsul Anwar saat diamankan di Mapolsek Nibung karena mencuri

SILAMPARI ONLINE

LUBUKLINGGAU-Menggunakan kayu balok, spesialis pencurian dengan pemberatan (Curat) bobol rumah berhasil membongkar terali besi jendela korbannya. Peristiwa itu terjadi Kamis, 15 Juni 2019 sekitar pukul 16.00 WIB, di rumah Muhammad Abdullah, warga Blok A Desa Sumber Sari Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Tersangkanya, Samsul Anwar alias Nuar (40), warga Blok A Desa Sumber Sari, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara.

Akibat kejadian tersebut, korban harus kehilangan Rp 5 juta, 5 (lima) suku emas berbentuk gelang, kalung dan cincin, 1 (satu) unit HP merk Asus Zenfone Go warna hitam silver dan uang yang ada di dalam celengan plastik berjumlah lebih kurang Rp. 2.400.000,- (dua juta empat ratus ribu rupiah).

Setelah korban melaporkan tindak pidana itu ke Mapolsek Nibung, petugas langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Rabu,11 September 2019 sekira Pukul 21.30 WIB, HP merk Asus Zenfone Go milik korban yang dicuri diketahui masih aktif dan digunakan oleh saksi Ina alias In Binti Sukarni. Setelah ditelusuri hp tersebut adalah pemberian dari tersangka Samsul Anwar alias Nuar Bin Baharudin (alm).

Selanjutnya, Kapolsek IPTU Denhar, SH memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Purnama MS beserta anggota untuk melakukan penangkapan. Tersangka diamankan di rumahnya di Blok A Desa Sumber Sari Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara tanpa perlawanan. Tersangka mengakui semua perbuatannya selanjutnya dibawa dan diamankan ke Mapolsek Nibung untuk diproses secara hukum.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Nibung Iptu Denhar membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Tersangka sudah diamankan di Mapolsek Nibung,” ujarnya.

Modusoperandi, lanjut Kapolsek, tersangka masuk ke rumah korban dengan merusak jendela dan terali dapur rumah korban menggunakan 2 (dua) bilah kayu balok berukuran 7cm x 12 cm x 100 cm dan 5cm x 5cm x 120 cm. Kemudian setelah masuk mengambil uang sebesar Rp 5 juta, 5 (lima) suku emas berbentuk gelang, kalung dan cincin, 1 (satu) unit HP merk Asus Zenfone Go warna hitam silver dan uang yang ada didalam celengan plastik berjumlah lebih kurang Rp. 2.400.000,- (dua juta empat ratus ribu rupiah). “Tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) Ke-5 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun lebih,” tegasnya. (SO-01)