Bonsai Kelapa Dipamerkan di Muba Expo

PAMER : Berbagai jenis bonsai kelapa dipamerkan di stand BKI Korda Muba, dalam kegiatan Muba Expo, Sabtu (28/9/2019). Foto : Heri/HS.

SEKAYU, SILAMPARI ONLINE – Dalam rangka ikut memeriahkan perayaan ulang tahun ke-63 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Komunitas Bonsai Indonesia (BKI) Korda Muba, memamerkan bermacam-macam jenis bonsai kelapa yang unik dan indah, di stand Muba Expo, Sabtu (28/9/2019).

Ketua BKI Korda Muba, Ali Imran meceritakan awal ketertarikan dirinya pada tanaman bonsai kelapa berawal, banyaknya kelapa yang bertunas dibuang-buang begitu saja.

Muat Lebih

Berangkat dari itu, akhirnya timbul pemikiran bagaimana kelapa yang bertunas itu, dibuat menjadi tanaman kelapa kerdil yang unik, menarik, indah dan bernilai tinggi atau bonsai kelapa yang tentu saja dapat dijadikan usaha rumahan.

Dijelaskannya, dalam pembuatan bonsai kelapa ini, bermacam-macam jenis kelapa bisa dijadikan bonsai. Dari kelapa gading kuning, gading oren, gading pelepah putih, gading bulan, Kelapa ulung, bahka kelapa sayur juga bisa dibuat bonsai.

“Teknik Cara pembuatannya, pertama Istilahnya pohon kelapa yang dijadikan bonsai, bisa dari tumbuh secara alami. Selanjutnya, kpas batok, bikin kreasi bentuk serta dipernis,” paparnya.

Selanjutnya, program pembentukan akar. Dalam proses ini kata dia, bisa pindah pakai air, bisa pasir dan bisa juga tanah. Kemudian masuk dalam proses perawatan pelepah. “Bisa dilakukan penyayatan pelepah atau sayat secara ektrim dipotong namun daunnya akan rusak,” imbuhnya.

Dalam proses peerawatan tanaman, kata dia, dilakukan pemupukan dan pupuk yang dipakai adalah pupuk alami, kotoran hewan atau  pupuk NPK. Pemupukan dua minggu sekali; setelah umur 1 tahun sudah  tampak bonsai kelapa tersebut.

“Harapan kita, di pameran Muba Expo ini, dapat mewabahkan virus peminat bonsai kelapa di Muba. Bisa menjadi hobi (bagi peminat bonsai) dan membuka peluang bisnis yang menjanjikan,” ujarnya.

Lebih lanjut dia berharap, ada dari kalangan pemrintah atau swasata yang dapat memberikakan pembinaan selaku bapak angkat untuk memperluas peluang tanaman pohon bonsai kelapa ini.  “Selama ini hanya sebatas komunitas bonsai kelapa Indonesia, tentu saja secara swadaya dari anggota,” tukasnya. (Heri)