BPJS Ketenagakerjaan Sampaikan Santunan Kematian pada Ahli Waris

SIMBOLIS : Penyerahan secara simbolis santuan kecelakaan kerja dan santunan kematian kepada ahli waris dari BPJS Ketenagaakerjaan di lapangan Pemkab Empat Lawang, Selasa (2/3). Foto : Fahrurozi/HS.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, menyampaikan santunan kematian kepada ahli waris dari almarhum Abdul Toris, Kades Lubuk Tapang Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, yang meninggal dalam kecelakaan saat dalam perjalanan pulang dari salah satu kantor dinas di Tebing Tinggi, bersama rekannya Kades Umo Jati Kecamatan Lintang Kanan, Umaidi, beberapa bulan lalu.

 

Bacaan Lainnya

Penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) almarhum Abdul Toris langsung kepada Isterinya, Yeni Suryani secara simbolis oleh Sekda Empat Lawang, didampingi pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang (Perintis) Lubuklinggau dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Enim, di lapangan Pemkab Empat Lawang, Senin (2/3).

Selain ahli waris dari almarhum Abdul Toris, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada antas nama Hartati, ahli waris dari almarhum Muzar, salah seorang perangkat desa di Empat Lawang.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Muara Enim, Ahmad Fadila didampingi Kepala Cabang (Perintis) BPJS Ketenagakerjaan Lubuklinggau, Faisal Yamani mengatakan, sebagai pihak pemberi jaminan sosial bidang ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan dari risiko khsusnya kecelakaan kerja dan risiko kematian.

“Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dapat meminimalisir risiko terputusnya penghasilan karena kehilangan pekerjaan dan mengurangi beban ahli waris yang ditinggalkan bagi peserta yang meninggal dunia, tanpa (bermaksut) menghilangkan rasa duka cita bagi ahli waris yang ditinggalkan,” ucap Faisal.

Diapun menjelaskan, penyerahan santunan kali ini di Empat Lawang, merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia karena kecelakaan dan kematian biasa.

“Masing-masing (jumlah) santuannya berbeda, khusus almarhum yang meninggal dunia karena kecelakaan, itu mendapat santunan sebesar Rp135,9 juta ditambah jaminan beasiswa pendidikan anak sebanyak dua orang hingga bangku kuliah,” urainya sembari melanjutkan untuk ahli waris yang meninggal biasa, mendapat santunan sebesar Rp42 juta.

Sementara itu, Sekda Empat Lawang, H Edison Jaya mengatakan, penyampaian santunan ini karena kedua almarhum merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Iya, satunya meninggal dunia karena kecelakaan dan satu orang lainnya karena meninggal biasa. Kami dari Pemkab Empat Lawang, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan, apa lagi tadi ada juga jaminan beasiswa bagi anak-anak kades yang meninggal karena kecelakaan,” ungkapnya.

Program BPJS Ketenagakerjaan, lanjut Sekda, sangat bagus dan pihaknya mengapresiasi itu. Hanya saja, untuk mempesertakan tenaga honorer dan tenaga kerja kontrak atau tenaga kerja sukarela dalam lingkungan Pemkab Empat Lawang, saat ini terkendala anggaran.

“Tapi, kita akan arahkan mereka untuk ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri dan Insyaalllah, kedepan akan kita fasilitasi,” katanya.

Di sisi lain, ahli waris dari almarhum Abdul Toris, Yeni Suryani mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan yang telah menyampaikan santunan kepada dirinya selaku ahli waris dari almarhum Abdul Toris.

“Bagaimanapun, adanya santunan ini tidak pernah menghilangkan rasa duka saya selaku isteri. Namun, dengan adanya santunan ini, setidaknya cukup berarti bagi saya untuk melanjutkan hidup bersama anak-anak,” imbuhnya seraya menghapus linangan air mata yang tela terlanjur keluar dari kedua matanya.

Disampaikannya, dia bersama almarhum memiliki dua orang anak yang masih kecil. “Yang paling tua itu kelas 6 SD dan yang bungsu baru kelas 1 SD,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas UKM, Koperasi dan Tenagakerja, Aidil Yuliansyah mengatakan, program pemerintah sangat penting dalam implementasi pengentasan kemiskinan dan sebagai leading sektor dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja, santunan untuk Kecelakaan meninggal dunia 135.956.000 plus beasiswa untuk 2 orang anak ahliwaris Alm abdul Toris Kades Lubuk Tapang diserahkan kepada istri ibu Yeni Suryani dan Meninggal dunia untuk ahli waris alm Muzar perangkat desa Lubuk cik diserahkan kepada istri ibu Hartati Rp.42.000.000.(frz)