BPOM : Anggur Diduga Positif Formalin Ternyata Negatif

SILAMPARI ONLINE

LUBUKLINGGAU – Dinas Ketanahan Pangan bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kota Lubuklinggau, kemarin Rabu (10/9) menyatakan anggur yang dijual dibeberapa titik jalan Yos Sudarao mengandung Formalin ternyata salah alias hasilnya negatif.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala BPOM Kota Lubuklinggau, Afdil Kurnia kepada Harian Silampari, Rabu (11/9). “Waktu sidak kami tidak diundang. Usai sidak itu kami ditelpon Dispang minta untuk diuji ulang. Dan kami datang, saat diuji ulang hasilnya negatif,”tegas Afdil.

Lebih lanjut, dikatakannya kalau untuk anggur atau produk-produk bahan alam lainnya, apakah itu buah-buahan, sayur, maka, untuk uji formalin harus hati-hati karena tumbuhan itu mengandung formatehit.

“Untuk uji formalin itu, yang diuji itukan formatehitnya. Kalaupun nanti ada positif, kemungkinan adalah positif palsu. Nah, jadi harus hati-hati dengan uji tesnya itu,”tambahnya.

Dikatakannya, hasil uji BPOM sendiri itu negatif. Silahkan nantinya, Dinas Ketahanan Pangan yang mengambil keputusannya karena dia yang mengadakan sidak tersebut.

“Saya juga tidak tahu mereka itu menggunakan alat tes apa tapi alat uji kami itu menghasilkan hasil negatif,”pungkasnya.(HS-01)