oleh

Budidaya Ikan Sistem Bioflok di Mura Berhasil

Silampari Online

MUSI RAWAS– Berdasarkan pengamatan dari Balai Budidaya Ikan Air Tawar, Jambi ujicoba budidaya ikan lele sistem bioflok yang saat ini dikembangkan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dianggap berhasil. Hal tersebut dilihat dari performa ikan dan antusias masyarakat, khususnya para pembudidaya ikan lele.

Hal ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Mura, Evan Malik saat diwawancarai Harian Silampari, Senin (14/12) di ruang kerjanya.

Dikatakannya, budidaya ikan lele sistem bioflok yang saat ini dikembangkan di Mura. Dimana, pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Balai Budidaya Ikan Air Tawar, Jambi, Boyun usai melakukan pembinaan terhadap kelompok perkatim yang mendapatkan bantuan budidaya ikan lele sistem bioflok dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Ujicoba perkembangan budidaya ikan lele sistem bioflok di Mura dianggap berhasil oleh Balai Budidaya Ikan Air Tawar, Jambi,”jelasnya.

Menurutnya, tahun 2020 ini Mura mendapat bantuan paket budidaya ikan lele sistem bioflok untuk satu kelompok sebanyak 10 unit. Dimana sebelumnya, ketua kelompok lebih dulu mengikuti pelatihan tentang sistem bioflok di Jambi selama tiga hari.

Selain itu, dalam pelatihan tersebut mulai dari proses mengembangkan bakteri, larutan flog dan hingga memberikan makan. Sebab, Mura termasuk salah satu yang bagus untuk ujicoba pengembangan sistem biofloki. Hal itu dilihat dari perfome ikan, kelompok yang antusias dan banyaknya masyarakat yang melihat.

Terlepas dari itu dirinya berharap kedepan Mura bisa kembali mendapatkan bantuan paket budidaya ikan sistem bioflok bukan hanya untuk ikan lele, namun juga untuk ikan nila. Mengingat, Mura juga merupakan penghasil produksi Ikan Nila terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Intinya sudah kami ajukan dan saat ini masih proses permintaan. Keuntungan bioflok lebih banyak kuota dalam luasan yang sama, bahkan bisa dua sampai tiga kali lipat, dan airnya tidak terlalu bau, dan hasil produksinya lebih banyak,”pungkasnya. (Krs)