oleh

Bujang Dehe Harus Menjaga dan Paham Kebudayaan Musi Rawas

-Musi Rawas-140 Dibaca

Silampari OnlineĀ 

MUSI RAWAS- Usai digelarnya Grand Final Pemilihan Bujang Dehe Musi Rawas (BDMR), Tahun 2021, Sabtu (5/6/2021), lalu..Para BDMR Tahun 2021 dan Ikatan BDMR, diminta untuk benar-benar menjadi duta wisata di Kabupaten Mura.

“Saya minta, kepada para BDMR Tahun 2021 dan IBDMR, untuk benar-benar menjadi Duta Wisata Kabupaten Mura,”kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kabupaten Mura, Syamsul Djoko Karyono saat diwawancarai Silampari Online, Senin (7/6/2021).

Dikatakannya, para BDMR kiranya setelah menjadi Duta Wisata, untuk menjalankan tugasnya sebagai duta, artinya mereka harus menjaga kebudayaan, adat istiadat, objek wisata hingga mempromosikannya kepada masyarakat yang ada di Mura maupun diluar daerah Mura. Sebab, dizaman yang modern saat ini, adat istiadat, kebudayaan sudah mulai dilupakan, maka dengan adanya BDMR ini, mempunyai tugas penting agar kebudayaan, adat istiadat dan objek wisata untuk menjaga, melestarikannya hingga mempromosikannya.

“Salah satu contoh adat istiadat sekaligus kebudayaan yang mulai dilupakan yakni mulai dari bahasa, lagu daerah, tarian daerah. Bahkan mereka juga harus siap menjadi duta lainnya apabila ditugaskan didinas terkait untuk membawa harum nama Kabupaten Mura,” jelas pria yang perna menjabat Kasat Pol PP Damkar Mura ini.

Apalagi, Pemerintah Pusat akan menggelar Pemilihan Putri Otonomi pada, Juli 2021 mendatang, pastinya setiap daerah harus berpartisifasi dalam ajang tersebut. Dimana ajang tersebut, para peserta khusus perwakilan dari Dehe Mura, harus menguasai segala hal diantaranya, kebudayaan, adat istiadat, objek wisata dan lain-lain.

“Apabila tidak paham dan mengetahui hal tersebut, tentunya akan membawa nama buruk Kabupaten Mura,”tegasnya.

Terlepas dari itu, secara pribadi akan menerapkan hingga mungkin termasuk program 4 M yakni, pertama menghayal masa lalu, artinya apa yang didapatkan dari masa lalu saat kecil akan diterapkan khususnya dibidang kebudayaan. Kedua, mengingatkan kembali, artinya adanya kebudayaan, adat istiadat kita ingat kembali, ketiga menerapkan artinya adat istiadat dan kebudayaan yang lalu diterapkan kembali dan keempat yakni melaksanakan artinya kebudayaan, adat istiadat yang ada kiranya kebali dilaksanakan.

“Maka dari itu, ini semua merupakan tugas dari BDMR, agar kebudayaan, adat istiadat dan objek wisata tidak terlupakan dan hilang hingga diambil bangsa lain,”pungkasnya. (Kris)