Bunda Lia Bikin Songket Khas Muratara

SILAMPARI ONLINE

NOMAN-Kondisi ekonomi yang makin sulit lantaran murahnya harga sawit dan karet, membuat Tim Penggerak PKK Musi Rawas Utara (Muratara) terus mengembangkan potensi kearifan lokal dan ekonomi kerakyatan. Salah satunya, ikut belajar bersama ibu-ibu menenun kain songket khas Bumi Beselang Serundingan, seperti motif Teratai, Bungan Kurung Dulu dan lain lain corak.

“Hari ini, belajar membuat songket bersama di Desa Noman Kecamatan Rupit. Senang sekali ibu-ibu sudah membuat kelompok Untuk menenun bersama,” kata Ketua TP PKK Muratara Bunda Lia Mustika Syarif dalam postingannya di Instagramnya.

Lanjut Bunda Lia sapaan Lia Mustika, ibu ibu yang sudah membentuk kelompok penuh semangat belajar dalam memproduksi motif bunga khas Muratara. Motif Bunga Teratai merupakan ciri khas yang dimiliki yang harus terus dikembangkan.
“Kata mereka (Ibu-ibu), bunda kami buat motif teratai dan bunga kurung dulu,. yang motif Bung keduruknya baru
setengah jadi. Melihat semangat mereka saya juga lebih semangat,” tuturnya.

Meski hasil produkdi rumahan tapi songket yang dihasilkan sangat rapi benangnya rapat dan warnanya cerah. “Tetap semangat ibu-ibu sayang , tidak sabar ingin memakai songket Kabupaten sendiri di waktu acara,” ungkapnya.
Masih kata dia, pihaknya sangat menghargai masyarakat khususnya ibu ibu disaat melakukan proses produksi kain tenun. “Saya lebih menghargai proses bukan cuma hasil , karena sesuatu yang dibuat sendiri dengan tangan tidak lah mudah tapi saya yakin insya Allah semua bisa jika bersungguh sungguh dalam belajar dan berusaha,” pungkasnya.

Laporan Rishahudi
[ ] Editor : Agus