Bupati Inspekturi Upacara Pembukaan Lomba Kampung Tangkal Covid-19

POSE : FKPD dan OPD beserta tamu undangan lainya berpose bersama usai upacara pembukaan lomba kampung tangkal Covid-19, di lapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (11/6). Foto : Fahrurozi/Harian Silampari.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad menginspekturi upacara pembukaan lomba kampung tangkal Covid-19, di lapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (11/6). Lomba kampung tangkal Covid-19 ini dalam rangka memeriahkan peringatan ke-74 hari Bhayangkara di Kabupaten Empat Lawang.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad dalam sambutannya menyampaikan, wabah Covid-19 telah menyerang kurang lebih 7 juta umat manusia di seluruh dunia dan membunuh ratusan ribu manusia di seluruh dunia. Diapum menyebut, bahwasanya yang dikhawatirkan penyebaran Covid-19 tidak akan hilang.

Bacaan Lainnya

Memang sebut bupati, saat ini telah ditemukan vaksin untuk mencegah Covid-19, namun perlu dingat bahwa vaksin tersebut bukan untuk menghilangkan.

Lebih lanjut disampaikannya, banyak inovasi tentang pembaruan agar tercegahnya penyebaran virus ini dan perekonomian dunia kembali berjalan dengan lancar.

Oleh karena itu, masyarakat dipersilahkan beraktifatas kembali tapi tetap ingat menjaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dan ini disebut dengan New Normal. Seperti, wajib memakai masker di setiap kegiatan, dan tetap jaga jarak agar mencegah luasnya penyebaran virus ini.

Diungkapkanya, masyarakat Empat Lawang patut bersyukur, karena kabupaten ini menjadi salah satu kabupaten di Indonesia yang tetap mempertahankan status zona hijau. Bahka saat ini Kabupaten Empat Lawang kembali zero tidak ada kasus positif Covid-19 karena dokter yang Positif terkait Covid-19 sudah sembuh.

“Kabupaten kita telah resmi beraktifitas namun tetap wajib patuh aturan pemerintah,” imbaunya.

Disebutkannya, lomba kampung tangkal Covid-19 dalam rangka hari Bhayangkara dan ini bukan semata-mata hanya lomba tapi dengan kelengkapan pencapaian sosialisasi sampai ke masyarakat, kesehatan sosial dan keamanan. Termasuk seberapa luas penyemprotan disinfektan ke desa-desa.

“Pesan untuk masyarakat, berperan baik dalam lomba ini dan keseriusan jangan asal ikut, namun benar dilaksanakan dengan baik, agar lomba ini tepat sasaran,” pintanya. (frz)