Bupati Kepahiang Bagikan Ratusan Persil Sertifikat Tanah

SIMBOLIS : Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayattullah Sjahid saat menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah untuk rakyat dalam kegiatan redistribusi tanah di Desa Kelobak kecamatan Kepahiang dan Desa Karang Tengah kecamatan Tebat Karai, Jum'at (7/2/2020). Foto : Darul Qutni/Silampari Online.

SILAMPARI ONLINE, KEPAHIANG – Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayattullah Sjahid menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat dalam kegiatan redistribusi tanah di Desa Kelobak kecamatan Kepahiang dan Desa Karang Tengah kecamatan Tebat Karai, Jum’at (7/2).

Bupati pada saat penyerahan didampingi Kepala BPBD Kepahiang, Kepala BPN Mustafid, Camat Kepahiang, Camat Tebat Karai, Kasatpol PP, serta Kabag Protokol Setda Kepahiang.

Muat Lebih

Adapun rincian desa yang dilaksanakan penyerahan antara lain, Pagar Gunung sebanyak 35 persil, Kelobak sebanyak 50 persil, Tapak Gedung sebanyak 92 persil, Karang tengah sebanyak 44 persil, Nanti Agung sebanyak16 persil, Sinar Gunung sebanyak 146 bidang persil danTaba Sating sebanyak 51 persil.ll

Pada kesempatan tersebut, Bupati berpesan kepada masyarakat penerima sertifikat untuk menjaga sertifikat dengan baik. “Sertifikat ini harus disimpan dengan baik. Jangan sampai hilang, jika hilang maka tidak ada gantinya. Hanya surat keterangan,” pesan Bupati.

Bupati juga berharap, di-2024 semua bidang tanah yang belum disertifikatkan, dapat diselesaikan semua. “Kita berharap 2024, semua lahan yang ada di Kepahiang sudah disertifikatkan. Ini dalam rangka mensukseskan program pemerintah pusat,” ujar Bupati

Bupati juga menyampaikan, sertifikat tersebut dapat dijadikan jaminan dalam perbankan jika dalam keadaan mendesak. “Jika dijadikan agunan bank, pergunakanlah untuk keperluan yang bersifat produktif seperti modal usaha. Jangan keperluan yang konsumtif,” pesannya.

Bupati juga menambahkan, agar lahan yang sudah disertifikatkan, dirawat, diberi batas dan ditanami tanaman buah ataupun kayu yang bernilai ekonomi tinggi. “Tanah yang sudah disertifikatkan segera diberi pembatas baik itu tanaman, cor semen ataupun lainnya agar tidak terjadi sengketa dikemudian hari,” pungkasnya. (KHS-06)