Bupati Musi Rawas Blender Sabu Seberat 119,16 Gram

Blender -Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan didampingi Kabag Ops Polres Kabupaten Mura, Kompol Handoko Sanjaya memblender 119,16 gram sabu yang terjaring dalam operasi antik 2019 (Foto Rabu 31-7-2019). foto Krismanto-Silampari Online

Silampari Online,

MUSI RAWAS- Sedikitnya 119,16 gram narkotika jenis sabu dimusnahkan dengan cara diblender oleh Polres Musi Rawas (Mura) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Musi Rawas (Mura) serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura. Dimana Barang Bukti (BB), didapatkan dari tersangka, Sentra Bayu Denta (40) warga Desa Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara.

Bacaan Lainnya

Selain sabu yang dimusnahkan sedikitnya ada tujuh tersangka yang ditahan karena terlibat dengan perkara narkoba terjaring dalam Operasi Antik 2019.‎

Pemusnahan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Mura, Rabu (31/7) Sekitar Pukul 08.00 Wib. Pemusnahan tersebut dipimpin Kabag Ops, Kompol Handoko Sanjaya serta dihadiri secara langsung, Bupati Mura, H Hendra Gunawan dan Kepala BNN Kabupaten Mura, Hendra Amoer, Kalapas Narkotika Kelas II A Lubuklinggau, Suyatna beserta jajaran Polres Mura.‎

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kabag Ops, Kompol Handoko Sanjaya mengatakan bahwa pemusnaan BB narkoba jenis sabu selain itu juga ditahan beberapa tersangka dimana ditahan berkat kerjasama antara Polres Mura khususnya Satnarkoba serta informasi dari warga serta sektor lainnya.

“Maka dari itulah, kami berhasil meringkus tersangka dan melakukan pemusnaan BB,”jelas Handoko kepada awak media.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pemusnaan bb yang dilakukan tidak lain hasil dari Operasi Antik yang dilakukan selama 13 hari terhitung 16 Juli hingga 29 Juli 2019.

“Operasi yang dicatatat ini bukan hasil yang dicapai tetapi upaya tindakan dan pencegahan atau disebut P4GN, oleh sebab itu dilakukan pemusnahan BB,”terangnya.

Sementara itu, Bupati Mura, H Hendra Gunawan berterima kasih kepada penghargaan setinggi-tingginya atas prestasi yang dicapai dalam rangka perang terhadap narkoba. “Tantangan semakin berat, oleh sebab itu sinergiritas dan koordinasi dengan intansi serta masyarakat karena peran sangat penting dalam narkoba,” pungkasnya. (HS-03)