oleh

Bupati Sebut Lokasi Kantor DPMPTSP Kurang Mendukung

-Tak Berkategori-282 Dibaca

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Kemajuan suatu daerah, sangat tergantung kepada investor. Apalagi Kabupaten Empat Lawang yang hanya memiliki APBD sebesar delapan ratusan miliar, tidak akan mampu membangun daeahnya sendiri tanpa bantuan dari pemerintah pusat dan investor yang masuk ke daerah ini.

“Nah, investor yang masuk ini sangat tergantung kepada kita semua, kepada kepala dinas, pejabat maupun masyarakat. Mau tidak investor masuk, nyaman tidak mereka berinvestasi di sini, itu tergantung dengan kita,” jelas Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah saat menyampaikan sambutannya saat membuka Sosialisasi Perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Empat Lawang, di aula Hotel Zulian Transit, Senin (26/3).

Kata Syahril, terutama DPMPTSP Kabupaten Empat Lawang, dia mengingatkan bahwa pelayanan harus dijadikan nomer satu. Dengan pelayanan kata dia, dari yang semuanya tidak mau menjadi mau berinvestasi. “Tapi sebaliknya, dari semua menjadi mau dan pasang niat, karena pelayanan yang tidak baik, mereka jadi tidak mau. Jadi, pelayanan yang baik memegang kunci, termasuk juga bagi dinas yang lain, tidak hanya di dinas perizinan,” terangnya.

Selaku bupati dirinya sudah berusaha menjadikan Dinas DPMPT Kabupaten Empat Lawang, menjadi lebih baik. Namun sayangnya kantor DPMPT kurang didukung lokasi yang baik. “Saya sudah berusaha supaya kantor perizinan itu letaknya lebih nyaman. Kalau kondisi sekarang ini, halaman tidak ada, parkir tidak ada, ruang tunggunya juga seperti itu saja. Jadi, harus didukung dengan sarana-sarana yang memadai,” ujarnya.

Sebelumnya, saat menyampaikan laporannya terkait kegiatan Sosialisasi Perizinan, DPMPTSP Kabupaten Empat Lawang tersebut, Kepala DPMPTSP Kabupaten Empat Lawang, M Mursadi menyampaikan, tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini, sebagai sarana menginformasikan perubahan dalam konsep perizinan dan non perizinan baik dibidang penanaman modal maupun dibidang perizinan. “Tujuan selanjutnya, menginformasikan peluang penanaman modal, baik itu peluang permodalan, agro, pariwisata, sumber daya alam, panas bumi dan kelustrikan,” paparnya.

Kegiatan ini juga urai Mursadi, sebagai sarana dialog untuk memperoleh atau menerima masukan dari stake holder maupun pelaku usaha dalam rangka menyampaikan saran untuk meningkatkan pelayanan perizinan yang lebih baik kedepan.

“Peserta datang dari 10 kecamatan yang utamanya penyelenggara pelayanan perizinan di tingkat kecamatan, pelaku usaha se-Kabupaten Empat Lawang,” pungkasnya.(HS-04)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Harian Silampari merupakan nama daerah di Bumi Silampari yang memiliki tiga wilayah satu kota dan dua kabupaten di provinsi Sumsel