Camat Bermani Ilir Minta Warga Desa Cinto Mandi Baru Berdamai

DATANG : Warga Cinto Mandi Baru, saat mendatangi DPRD Kabupaten Kepahiang, memberikan 29 poin dugaan penyimpangan yang dilakukan oknum Kepala Desa (Kades) mereka, Senin (10/2/2020). Foto : Formes Media Bagite/Silampari Online.

SILAMPARI ONLINE, KEPAHIANG – Camat Bermani ilir Kabupaten Kepahiang, Hermansyah merasa kecolongan lantaran ada gejolak di tengah warganya terkait dugaan penyelewangan Dana Desa di Desa Cinto Mandi Baru Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang.

Camat menyayangkan persoalan tersebut sudah sampai di gedung putih (DPRD Kepahiang, red). Sementara dia baru melihat kabar dari portal berita online dan cerita yang berkembang di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hermansyah didampingi stafnya Apendi mantan Sekdes Cinto Mandi Lama menyambangi rumah Supardi salah seorang warga Cinto Mandi Baru Kecamatan Bermani Ilir, untuk menengahi persoalan di Desa Cinto Mandi Baru, Rabu (12/2).

Supardi merupakan salah seorang warga yang mendatangi DPRD Kepahiang, Senin (10/2) lalu, menyampaikan persoalan dugaan korupsi Dana Desa di Desa Cinto Mandi Baru.

Pada kesempatan itu, Camat Hermansyah meminta agar persolan di Desa Cinto Mandi Baru, diselesaikan secara kekeluargaan, karena sudah banyak kepala desa yang tersandung kasus korupsi di Kecamatan Bermani ilir Kabupaten Kepahiang.

Supardi, salah seoarng warga yang ikut mendatangi gedung DPRD Kepahiang, beberapa waktu itu menjelaskan, pihaknya tidak bisa begitu saja berdamai karena permaslahan di desanya cukup pelik.

Dalam hal ini, Supardi menjelaskan jika dirinya tidak sendirian, banyak masyarakat yang ikut serta memberi keterangan pada dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa yang diduga telah dilakukan oleh kepala desa mereka dan laporan dugaan korupsi itu, sudah dilayangkan ke penegak hukum secara tertulis.

“Permasalahan ini sudah banyak yang tahu, baik secara pemberitaan ataupun secara langsung. Kami berharap penegak hukumlah yang memprosesnya sesuai dengan peraturan dan undang undang yg berlaku di NKRI ini,” tegasnya. (KHS-06)