Camat Tolak dan Lawan Politik Uang

SILAMPARI ONLINE,

MUSI RAWAS-Camat se Kabupaten Musi Rawas sepakat dan berkomitmen menolak dan melawan politik uang, pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Musi Rawas 2020. Salah seorangnya Camat Muara Lakitan Sajudin.

Bacaan Lainnya

Hal itu ditandainya, penyerahan x banner bertuliskan Tolak & Lawang Politik Uang, dari Bawaslu Musi Rawas pada camat se Kabupaten Musi Rawas, di Hotel Dewinda Lubuklinggau, Selasa (17/3/2020), dalam Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas.

Acara dihadiri Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti, Bawaslu Sumsel, Junaidi, Ketua Bawaslu Mura Oktareni Sandra Kirana, Hermansyah, Camat, Kades, perwakilan OPD se Kabupaten Musi Rawas.

“Tujuan acara ini, untuk memberikan pemahaman dan informasi netralitas ASN dan anggaran kegiatan ini bersumber dari dana Hibah,” kata Kepala Sekretaris Bawaslu Mura, Hendrik dalam penyampaian laporannya.

Selanjutnya kata sambutan Ketua Bawaslu Musi Rawas Oktoreni Sandra Kirana. Dia mengatakan, salah satu langkah preventif dari Bawaslu Mura pada Pilkada Mura 2020. Dia mengajak, ASN bersama sama menjaga dan menjalani Pilkada serentak dengan menjadi bermartabat dan berintregritas.

“Kami inginkan Pilkada Mura 2020, mendapatkan pemimpin yang bermartabat, berintregritas dan bertanggung jawab,” harapnya.

Kemudian anggota Komisioner Bawaslu Sumsel, Junaidi membuka acara sosialisasi Netralitas ASN. Sebelumnya, dia mengatakan, negara Indonesia paling demokrasi dibanding negara lain. Namun paling rumit dan membutuhkan biaya besar.

“7 kabupaten, dananya 104 m saja. Kalau digabung dengan kpu dan polri, tni hampir triliun,” ucapnya.

Netralitas ASN ini penting, sambung dia, Bawaslu butuh orang lain dalam mengawasi karena keterbatasan personel. “Kerja bawaslu banyak, seperti mengawasi apakah kpu sudah taat aturan, prosedur, apakah peserta parpol dan peserta pilkada, mengawasi media massa,” ucapnya.

Lanjut dia, pihaknya mengawasi money politik, selalu terdengar namun sulit tertangkap. “Saya tegaskan 6 bulan sebelum penetapan calon tidak ada mutasi. Agar kades, camat tidak melakukan tindak tanduk menguntungkan petahana,” terangnya.

Wakil Bupati Mura Hj Suwarti mengatakan, suasana tidak ramai seperti biasa. Khususnya di Mura, kalau ditakutkan apa ditakutkan, karena ada corona. Seharusnya semalam ada artis di sp 3 Marga Baru. Terpaksa tidak dilaksanakan karena jam 5 sore, polres Mura baru saja melakukan vedeo confren kegiatan sifatnya kumpul kumpul sementara ditiadakan selam 14 hari sampai belum ditentukan.

Suwarti mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya sosialisasi netralitas ASN. “Mari kita tolak politik uang dan laksanakan pilkada damai,” ajaknya.

Terpisah, Camat Muara Lakitan Sajudin saat dimintai tanggapannya, menegaskan, pihaknya sangat mendukung sosialisasi terhadap menolak politik uang dan himbauan ini terus diinformasikan kepada masyarakat, baik melalui pertemuan kadus dan di masjid masjid. Sehingga Pilkada 2020 menghasilka pemimpin yang benar benar intregritas, berkualitas dan bertanggung jawab.

“Kami tolak dan lawan politik uang,” tegasnya.

Laporan : Nofi Ardiyanto
Editor : Agus Hubya H