Cegah Corona, Pengunjung dan Warga Binaan Lapas Linggau Cek Suhu Tubuh

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU-Menyikapi merebaknya virus corona, Lapas Kelas IIA Lubuklinggau melakukan antisipasi. Salah satunya membatasi kunjungan untuk membesuk keluarga yang menjalani hukuman.

Bacaan Lainnya

Hal ini dikatakan Kepala Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Imam Purwanto saat diwawancara Harian Silampari, Rabu (18/3).
Dia mengatakan, pihaknya sudah menerima langsung perintah dari Dirjen Pas yang mana dimulai dari hari ini sampai 2 minggu kedepan kunjungan untuk membesuk warga binaan ditunda sementara yang bertujuan untuk upaya pencegahan penularan virus corona. Tidak hanya membatasi kunjungan saja, “Kita juga membatasi berjabatan tangan,” ucapnya.

Kemudian pihaknya juga sudah melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pencegahan Covid-19 kepada pengunjung dan warga binaan.Jadi, selain sosialisasi tadi. “Kami mengecek suhu tubuh warga binaan dan pengunjung dengan menggunakan alat Termometer Digital Infrared,” ungkapnya.

Lanjut Imam, kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dalam menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait penanganan wabah Corona Virus Disease (COVID-19) yang telah menjadi masalah kesehatan dunia. Sebagaimana pernyataan World Health Organization (WHO) tanggal 26 Februari 2020, serta dalam rangka melindungi kesehatan dan keselamatan pegawai KementerianHukum dan Hak Asasi Manusia khususnya pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lubuklinggau dan Warga Binaan Pemasyarakatan dari wabah tersebut perlu dilaksanakan Sosialisasi virus Corona agar bisa mencegah penularan dari virus ini.

Untuk itu, tujuan dari sosialisasi ini merupakan bahan pedoman dalam melaksanakan tugas dan fungsi dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari virus corona. Selain itu adanya sosialisasi ini juga merupakan upaya pencegahan penularan virus corona.

Imam berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi dan ditundanya sementara kunjungan untuk membesuk warga binaan selama 2 minggu kedepan. “Insya allah, Lapas Kelas IIA Lubuklinggau jauh dan bebas dari virus corona,” tutupnya. (Fyh)

Tinggalkan Balasan