Corona, Satnarkoba Sidak ke Apotek di Lubuklinggau

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU-Pasca penyataan Presiden RI. Ir.Joko Widodo bahwa ada dua warga Suspect Virus Corona di Indonesia, Polres Lubuklinggau melalui Satnarkoba melakukan langkah konkret yakni Inspeksi Mendadak (Sidak).

Muat Lebih

Pastianya, Rabu, 04 Maret 2020 sekira pukul 16.00 WIB, Kasat Resnarkoba Polres Lubuklinggau Iptu Sofyan Hadi memerintahkan KBO Sat Resnarkoba Ipda Samuel Edison, SH dan Kanit Idik I IPDA , Bambang Sismoyo. dan rekan-rekan lainnya selaku Anggota Unit Idik Sat Resnarkoba Polres Lubuklinggau untuk melakukan lidik dan pulbaket terkait adanya penyataan Presiden RI. Ir.Joko Widodo adanya Suspect Virus Corona di Indonesia.

Selanjutnya pada pukul 16.30 Wib Unit Sat Resnarkoba Polres Lubuklinggau yang dipimpin oleh KBO Sat Narkoba Ipda Samuel Ericson dan Kanit Idik I Ipda Bambang Sismoyo melakukan lidik dan Pulbaket terkait adanya pemberitaan masyarakat di Depok dan Jakarta yang mulai memborong makanan untuk stock setelah adanya info warga Depok yang positive terinfeksi virus Corona di wilayah kota Lubuklinggau

Pada pukul 16.15 Wib unit idik langsung melakukan Matbar dan Elicyting di beberapa apotek diwilayah Kota Lubuklinggau,

Apotek Cardova, yang berada di Terminal Atas Lubuklinggau Kelurahan Dempo didapat keterangan bahwa di apotek miliknya stok masker sekarang sebanyak 40 kotak yg didapat dari Distributor di Bengkulu dengan harga per kotaknya Rp. 280.000,- dan akan di jual Rp. 350.000,- perkotak harga normal sebelum isu virus Corona adalah Rp. 30.000,- perkotak.

Selanjutnya Apotek Musirawas yang berada di Jln. Garuda Kelurahan Pasar Permiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II didapat keterangan bahwa di apoteknya persediaan masker telah habis dan Harga Normal berkisar antara Rp.30.000,- sampai dengan Rp. 50.000,- perkotak sebelum isu virus Corona dan saat virus Corona mulai muncul di China, stok masker tidak ada dan telah mengajukan order sejak bulan Desember 2019 namun sampai saat ini tidak dikirim oleh Distributor. Apotek Tridatu, yang berada di Jln. Jend Sudirman Kelurahan Pasar Permiri Kecamata Lubuklinggau Barat II didapat keterangan bahwa di apoteknya tidak ada stok masker. Harga Normal berkisar antara Rp.30.000,- sampai dengan Rp. 40.000,- perkotak sebelum isu virus Corona dan saat ada isu virus Corona sekitar awal bulan Januari 2020 stok Masker kosong selain itu juga ia juga menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat menentukan kapan masker tersebut akan kembali masuk ke apoteknya tersebut.
Apotek Amanah berada di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I didapat keterangan bahwa di apoteknya tidak ada stok masker telah habis dan Harga Normal berkisar antara Rp.40.000,- perkotak pada Desember, yang lalu saat belum ada isu virus Corona di China, selain itu juga ia menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat menentukan kapan masker tersebut akan kembali masuk ke apoteknya. Kemudian, Apotek K24 berada di Jln.Simpang Majapahit Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuklinggau Timur I, didapat keterangan bahwa di apoteknya tidak ada stok masker telah habis dan Harga Normal berkisar antara Rp.40.000,- perkotak pada bulan Januari 2020 ada stok Masker 10 kotak dan ada orang yang memborong semuanya, saat itu isu virus Corona di China belum viral selain itu juga ia menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat menentukan kapan masker tersebut akan kembali masuk ke apoteknya.

Apotek Kimia Farma, berada di Jln.Yos Sudarso Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur I, didapat keterangan bahwa di apoteknya tidak ada stok masker telah habis dan Harga Normal berkisar Rp.52.000,- perkotak.

Sejak Desember 2019 tidak ada lagi stok Masker saat itu isu virus Corona di China belum viral selain itu juga ia menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat menentukan kapan masker tersebut akan kembali masuk ke apoteknya.

Pada pukul 18.00 Wib Unit idik Sat Res Narkoba melanjutkan Pulbaket di Pasar Terminal Atas Lubuklinggau dengan hasil yaitu sebagai berikut

Toko manisan Limas milik Tomas didapatkan keterangan bahwa di toko miliknya belum ditemukan adanya masyarakat yang membeli bahan sembako dengan jumlah yang banyak.

Pada pukul 18.10 WIB, Unit idik Sat Res Narkoba melanjutkan Pulbaket di Toko sembako Subur Lestari dengan hasil yaitu tidak aksi borong dari masyarakat

Pukul 18.20 Wib giat Lidik dan Pulbaket telah dilaksanakan dalam keadaan aman dan kondusif.

Dengan adanya pemberitaan warga Depok yang positive terkena virus Corona masyarakat diwilayah Kota Lubuklinggau tidak terlalu memikirkan hal tersebut sehingga tidak ditemukan adanya pembelian sembako dengan jumlah yang banyak diwilayah Kota Lubuklinggau.

Apabila tidak dilakukan pengawasan oleh instansi terkait dalam hal ini Disperindag dan Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau maka besar kemungkinan hal tersebut akan dimanfaatkan oleh Distributor untuk menimbun bahan sembako dan masker sehingga akan berdampat harga masker dan bahan sembako diwilayah kota Lubuklinggau naik sehingga membuat situasi Ekonomi diwilayah Kota Lubuklinggau menjadi tidak kondusif.

Telah dilakukan Lidik dan Pulbaket di Apotek Pasar dan Pasar kota Lubuklinggau terkait adanya pemberitaan masyarakat di Depok dan Jakarta yang mulai memborong makanan untuk stock setelah adanya info warga Depok yang positive terinfeksi virus Corona.

” Kita tetap melakukan lidik dan Matbar secara continue terhadap situasi perekonomian di wilayah Kota Lubuklinggau guna mengetahui perkembangan sedini mungkin,” terang Kapolres Lubuklinggau melalui Kasat Narkoba Iptu Sofyan Hadi kepada Silampari Online, Kamis (5/3/2020).