CPNS Terlibat Pidana Segera Diberhentikan

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menyatakan untuk pelantikan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus menunggu satu tahun percobaan. Namun, bilamana dalam masa percobaan CPNS tersebut terlibat pidana maka sanksi pemecatan akan diberikan.

Muat Lebih

“Untuk saat ini kami sedang memproses entri pengajuan penetapan nomor induk pegawai (NIP) ke Bupati,”jelas Kepala BKPSDM Kabupaten Mura, H Rudi Iawan Ishak melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai, Wiwiek Widianingsih saat diwawancarai Harian Silampari, Senin (28/1) diruang kerjanya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa bilamana NIP CPNS sudah ditetapkan oleh Bupati Mura. Maka selanjutnya akan diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional VII Palembang. Sebab, sesuai edaran bahwasanya deadline pengusulan NIP hingga akhir Februari mendatang.

“Memang dari 148 CPNS yang lulus tes semuanya diusulkan untuk penetapan NIP. Karena memang, tidak ada yang mengundurkan diri,”terangnya.

Menurutnya, bilamana NIP sudah keluar maka selanjutnya akan dilakukan pembagian SK ke masing-masing CPNS. Sedangkan, kalau pelantikan masih menunggu satu tahun kedepan karena semua CPNS harus menjalani percobaan.

“Percobaan satu tahun menjadi CPNS sudah sesuai dengan aturan agar nantinya dilakukan pelantikan sebagai PNS,”bebernya.

Hanya saja, dalam satu tahun percobaan CPNS bisa diberhentikan apabila yang bersangkutan mengundurkan diri, terlibat urusan pidana, memberikan keterangan tidak benar ketika melamar, terlibat narkoba, menjadi pengurus parta politik (Parpol) dan tidak bersedia mengucapkan sumpah atau janji.

“Disamping itu CPNS juga tidak dilantik sebagai pegawai bilamana tidak lulus prajabatan atau diklat yang wajib diikuti oleh peserta CPNS sesuai PP 11 tahun 2017,”pungkasnya. (HS-03)