Daftar, Massa Paslon Dilarang Masuk Pagar KPU

SILAMPARI ONLINE – Massa pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang akan mendaftarkan diri melalui jalur partai politik (parpol) pada 4-6 September 2020 mendatang, dilarang memasuki dalam pagar Sekretariat KPUD PALI.

Hal itu ditegaskan, Ketua KPUD Kabupaten PALI Sunario SE, bahwa pihaknya akan meminta pengamanan ekstra yang terdiri dari kepolisian, satpolPP, dan Dinas Perhubungan, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Bacaan Lainnya

“Yang dipersilakan masuk ke dalam pagar, hanya paslon, ketua dan sekretaris parpol, ketua tim serta dua orang yang membawa berkas. Untuk massa pendukung tidak ada yang boleh masuk ke dalam pagar sekretariat,” ujar Sunario, Selasa (1/9).
Lebih lanjut dikatakan Sunario, bahwa jadwal pendaftaran paslon sudah ada, di mana pada Jumat (4/9) paslon Ir H Heri Amalindo MM-Drs H Soemarjono jadwal untuk mendaftar. Sedangkan, paslon Devi Harianto SH MH-Darmadi Suhaimi SH mendaftar pada Sabtu (5/9).

Dirinya menghimbau, kepada kedua paslon untuk tidak membawa massa, karena apabila massa memaksa untuk masuk maka yang menerima sanksi yakni KPUD Kabupaten PALI dari Badan Pengwas Pemilu (Banwaslu), bukanlah paslon ataupun massa itu sendiri.

“Jadi nama-nama yang dipersilahkan masuk nanti, akan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Jadi kalau tidak dipatuhi, maka KPUD PALI yang mendapatkan sanksi dari Banwaslu,” jelas Sunario. (enim ekpres)