Dalam 30 Hari, 4 Ladang Ganja Terungkap

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ISTIMEWA</div></small> <strong>GEREBEK :</strong> Aparat Kodim 0405/Lahat sesaat tiba di Makoramil 0405-05/Pendop usai menggerebek ladang ganja di Talang Renah Payang Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (5/1/2019).

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Pengungkapan ladang ganja di Talang Renah Payang Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat, oleh aparat Kodim 0405/Lahat, Sabtu (5/1/2019), bukanlah pengungkapan keberadaan ladang ganja di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, yang pertama. 

Muat Lebih

Sudah sering kali pengungkapan ladang ganja terjadi di wilayah Kabupaten Empat Lawang, baik oleh aparat dari Polres Empat Lawang, BNN Kabupaten Empat Lawang bahkan terakhir dilakukam oleh aparat TNI Kodim 0405/Lahat bersama Koramil 0405-05/Pendopo Kabupaten Empat Lawang, juga berhasil mengungkap ladang ganja seluas sekitar 1 hektar dengan tanaman ganja sebanyak 70-an batang ganja siap panen.

Dalam catatan Harian Silampari, setidaknya sudah 4 kali pengungkapan ladang ganja dalam kurun waktu lebih kurang 30 hari terakhir. Dari 4 kali pengungkapan, aparat berhasil mengungkap total luasan lahan lebih dari 4 hektar (H) dengan tanaman ganja mencapai lebih dari 2.000 batang. Sementara dua orang terduga pelaku penanam ganja berhasil dibekuk.

Adapun 4 kali pengungkapan ladang ganja di Kabupaten Empat Lawang, terjadi di Talang Macang Manis, Desa Batu Junggul Kecamatan Muara Pinang, Rabu (5/12/2018). Di lokasi ini, aparat Satreskrim Polres Empat Lawang, berhasil mengamankan 11 batang tanaman ganja. Namun sayangnya, upaya aparat dalam melakukan pemberatasan ladang ganja di lokasi ini, sempat mendapat perlawan dari sejumlah oknum masyarakat, meski tidak sampai terjadi insiden yang tidak diinginkan.

Selanjutnya, Sabtu (15/12/2018) di Talang Miungan Kecamatan Talang Padang, aparat gabungan Satreskrim Polres Empat Lawang, berhasil memusnahkan 300-an batang ganja dengan tinggi antara 1-2 meter di lahan satu hektar. Di lokasi ini, aparat hanya berhasil memusnahkan ladang ganja dan membawa beberapa batang pohon ganja sebagai barang bukti. Sementara para pelaku berhasil kabur.

Tidak sampai berselang satu minggu pasca pengungkapan ladang ganja di Talang Miungan Kecamatan Talang Padang, pada Kamis (20/12/2018) sekitar jam 05.00 WIB dini hari, aparat kembali kembali mengungkap lokasi ladang ganja. Kali ini aparat gabungan, berhasil mengungkap lokasi ladang ganja di perbukitan Lugor Agung Desa Landur Kecamatan Pendopo, dengan tanaman ganja sebayak 2000-batang di lahan seluas sekitar 2 hektar.

Tidak hanya berhasil mengungkap ladang ganja dengan ribuan pohon ganja siap panen, aparat juga berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, antara lain Eko (35) dan Dayat (35), yang diketahui merupakan warga Desa Landur Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang.

Terakhir, Sabtu (5/1/2019), sekitar jam 04.00 WIB, giliran aparat TNI yang berhasil mengungkap ladang ganja di Kabupaten Empat Lawang. Tanaman ganja sebanyak 70-an batang di lahan sekitar 1 hektar di kawasan Talang Renah Payang Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat, berhasil diungkap aparat berbaju loreng setelah mendapat informasi masyarakat dan hasil penghimpunan data Intel Kodam 0405/Lahat di Kabupaten Empat Lawang. Dalam pengukapan ladang ganja ini, aparat tidak berhasil menangkap para pelaku.

Tentu saja pengungkapan sejumlah ladang ganja di Kabupaten Empat Lawang ini, bukan tanpa tantangan bagi aparat. Jarak tempuh perjalanan menuju ladang ganja berpuluh-puluh kilometer dan risiko perlawan dari para pelaku, merupakan tantangan tersendiri bagi aparat. 

Namun ini patut diapresiasi, meski dengan perjalanan yang cukup melelahkan, para aparat tidak bosan-bosannya melakukan upaya pemberantasan budi daya tanaman ganja oleh para oknum di Kabupaten Empat Lawang.

Sementara itu, Pasi Intel Kodim 0405/Lahat, Kapten (CHB) Purwadi menegaskan, pihaknya siap memerangi segala bentuk penyalahgunaan Narkoba. Hal ini kata dia, perang terhadap Narkoba merupakan instruksi Presiden Republik Indonesia, karena sudah terbukti merusak dan menghancurkan negara.

“Kami akan terus memerangi Narkoba, karena ini instruksi Presiden. Karena Narkoba sudah menghancurkan negara,” terang Purwadi.

Diapun menceritakan pengungkapan ladang ganja di Talang Rena Payang, Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, oleh aparat TNI, kemarin, berawal informasi dan penggalangan data Babinsa Koramil 405-05/Pendopo dan Jaringan Intel Kodim 0405/Lahat, di Kabupaten Empat Lawang.

Setelah mendapat informasi dari jaring hasil penggalangan dia bersama Danramil 405-05/Pendopo beserta unit Intel Kodim 0405/Lahat melaksanakan koordinasi dan melaporkan informasi itu ke Komandan Kodim 0405/Lahat.

Selanjutnya, setelah mendapat arahan dan petunjuk Komadan Kodim 405/Lahat, Sabtu (5/1/2019) dini hari sekitar jam 1.00 WIB, anggotanya berasama aparat Koramil 405-05/Pendopo menuju lokasi ladang ganja dengan jarak tempuh berjalan kaki selama kurang lebih 4 jam atau sekitar 15 kilometer.

Setelah tiba dilokasi, lanjut Purwadi, pihaknya labnsung melakukan pengepungan dan setelah dinyatakan aman, pihaknya langsung mengamankan barang bukti di lokasi. Untuk pelaku, sebut dia, tidak ditemukan di lokasi, diduga berhasil kabur.

Pada pengerbekan ini, jelas Purwadi, pihaknya berhasil mengamankan 70 batang pohon ganja yang diperkirakan berumur satu tahun di lahan sekitar satu hektar dengan kemiringan lahan sekitar 65 derajat.

“Semua barang bukti ganja saat ini diamankan di Makoramil 405-05/Pendopo dan akan diserahkan ke Polres Empat Lawang untuk ditindaklanjuti,” tandasnya.
Disisi lain, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengapresiasi aparat yang terlibat dalam pengungkapan ladang ganja di wilayah Kabupaten Empat Lawang.

“Kami mengapresiasi kinerja aparat keamanan dalam menemukan ladang ganja dan peran aktif masyarakat dalam membantu pihak kepolisian, dalam pengungkapan ladang ganja itu,” ungkap Bupati saat diminta tanggapannya terkait pengungkapan ladang ganja beberapa waktu lalu.

Diapun meminta masyarakat di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, untuk terus membantu pihak kepolisian memberikan informasi apabila ada oknum masyarakat yang menanam ganja, mengedarkan narkoba atau sejenisnya.

“Kepada kepala desa, saya terus perintahkan untuk selalu mengawasi daerahnya masing-masing,” imbuhnya.

Tidak hanya persoalan ganja dan Narkoba lainnya, bupati juga meminta masyarakat di Kabupaten Empat Lawang, bekerjasama dengan aparat hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Masyarakatnya di masing-masing wilayah harus saling membantu memberantas narkoba dan tindak kriminal lainnya,” pintanya. (HS-05)