Dampak Banjir, Masyarakat Mulai Terserang Penyakit Gatal-gatal

Salah satu warga Kecamatan Muara Kelingi sedang diberikan pengobatan akibat permukiman warga dan saat ini membuat warga terserang penyakit (Foto istimewa)

SILAMPARI ONLINE,

MUSI RAWAS – Dua hari berlangsungnya banjir di permukiman warga mulai berdampak terhadap warga yang mulai terserang penyakit. Dimana, penyakit tersebut berupa gatal-gatal, diare dan ispa.

Bacaan Lainnya

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Muara Kelingi, dr Erwan mengatakan, untuk di Kecamatan Muara Kelingi hingga hari ini (kemarin) Sekitar Pukul 11.24 Wib sedikitnya ada 80 warga yang terdampak banjir.

“Ada 80 warga yang datang ke posko kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Dimana, sebagian besar didominasi penyakit gatal, demam, batuk dan pilek,” kata Erwan, kepada Harian Silampari, Senin (10/9).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa untuk penyakit kulit seperti gatal, dikarenakan dampak bajir, dimana air menjadi keruh dan kotor. Kemudian untuk demam, batuk dan pilek dikarena faktor dingin dan juga kecapekan lantaran warga sibuk memindahkan barang-barangnya.

Senada disampaikan, Kepala UPT Puskemas Muara Lakitan, Dr Ari Nanda menjelaskan, pihaknya menyiapkan 10 posko kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir.

“Pastinya belum tahu, hanya saja etimasi setiap posko sudah ada 25 warga yang datang dan berobat,”tutur Dr Ari Nanda.

Menurut ia, dari kesemua warga yang berobat. Didominasi dengan keluahan diare, ispa dan gatal-gatal, yang lebih dominan dialami anak-anak. Hal tersebut dikarenakan, akses air bersih yang minim.

“Justru yang dikhawatirkan adalah penyakit pasca banjir yang lebih diatisipasi. Karena ketersedian air yang kotor akibat banjir,”pungkasnya. (Krs)