Dana Kampanye Dibatasi

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU –Sumber dana kampanye Pasangan Calon (Paslon) baik dari Partai Politik (Parpol), perseorangan atau kelompok dibatasi. Pembatasan itu sesuai Pasal 22 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2017 tentang Dana Kampanye Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.
Disebutkan, dana kampanye yang berasal dari Partai Politik atau Gabungan Partai Politik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2), nilainya paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah) setiap Partai Politik selama masa Kampanye. (2) Dana Kampanye yang berasal dari sumbangan pihak lain perseorangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (3) huruf a, nilainya paling banyak Rp75.000.000,00 (tujuh puluh lima juta rupiah) selama masa Kampanye. (3) Dana Kampanye yang berasal dari sumbangan pihak lain kelompok atau badan hukum swasta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (3) huruf b dan huruf c, nilainya paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah) selama masa Kampanye. (4) Dana Kampanye yang berasal dari Partai Politik, Gabungan Partai Politik, pihak lain perseorangan, atau pihak lain kelompok atau badan hukum sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3), bersifat kumulatif selama penyelenggaraan Kampanye. “Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau telah mengumumkan dana awal kampanye tiga pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau, salah satunya melalui media cetak,” kata Ketua KPU Kota Lubuklinggau Efriadi Suhendri kepada Harian Silampari, kemarin (16/2).
Lanjut dia, KPU menyampaikan jumlah Dana Awal Kampanye Paslon Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau 2018-2023. Diantaranya, Paslon Nomor Urut l (satu) H. Toyeb Rakembang.S.Ag dan Sofyan.SH sebesar Rp. 20.042.800.(dua puluh juta empat puluh dua ribu lima ratus rupiah). Pasangan Nomor Urut 2 (dua) Drs. H. S.N. Prana Putra Sohe.MM dan H. Sulaiman Kohar.SH. MH sebesar Rp. 109.995.349.(seratus sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh lima ribu tiga ratus empat puluh sembilan rupiah).
Selanjutnya, Paslon Nomor Urut 3 (tiga) H. Rustam Mandi.SH dan Reizky Aprilia,SH. MH sebesar Rp. 75.494500 (tuiuh puluh lima juta empat ratus sembilan puluh empat ribu lima ratus rupiah). “Itukan dana awal, nanti terus, akan ada laporan lagi, dan akan diaudit dari Konsultan yang ditunjuk KPU,” katanya.
Dikatakan Efri, dana awal yang masuk dan sudah dipergunakan paslon sebesar itu, namun kedepan akan ada laporan lagi, berapa dana lanjutannya. Sedangkan batasannya Rp 12 milyar sekian. Dan semua dana itu akan diaudit oleh konsultan KPU.
Masih kata Efri , dibandingkan dengan wilyah lain, dana kampanye Lubuklinggau masih kecil. “Linggau masih relative kecillah dibandingkan daerah lain, Pagaralam saja maksimalnya Rp 27 sekian milyar itu dan kita cuma Rp 12 M,”terangnya.
Dana Kecil, Peluang Korupsi Kecil
Sementara itu pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau Toyeb Rakembang-Sofian memiliki dana awal kampanye paling kecil.  Kepada Harian Silampari Toyeb Rakembang mengaku mengalir saja, dengan menggunakan dana sebesar itu.
“Mengalir saja, sekarang itu adanya dulu, tidak tahu kita kemudian harikan,”kata Toyeb.
Lebih lanjut Toyeb mengatakan, semakin kecil pengeluaran financial pihaknya keluarkan, dapat dinilai masyarakat luas. Mereka tidak jor-joran, mengikuti alur. Apalagi lanjut Toyeb, masyarakat sudah cerdas.   “Kalau pengeluaran kita kecil, dan bila menang juga,kemungkinan untuk korupsi juga sangat kecillah,”akunya.
Dalam kesempatan itu juga Toyeb menerangkan akan menjalankan aturan kampanye sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pihak KPU. “Kita akan menfaatkan sebaik mungkin, serta seefisien mungkin,”akunya.
Masih kata Toyeb, semakin kecil cost yang akan mereka keluarkan, makan akan semakin besar peluang pihaknya untuk berbuat demi rakyat.“Rakyatkan bisa menilai, siapa yang paling kecil pengeluarannya, mungkin itu yang dicari, sekarang rakyat sudah cerdas ,”
terangnya.
Hal senada dikatakan Humas Paslon Nomor 3, H Rustam Effendi-Riezky Aprilia (RR), Aspuda. Pastinya, pihaknya menggunakan dana kampanye sesuai kondisi dan kebutuhannya. Tentunya, penggunaan tepat sasaran.“April nanti, kita akan melaporkan berapa banyak dana kampanye yang telah digunakan. Dan laporannya nanti diaudit oleh auditor KPU,” jelas Aspuda.(HS-09)