Dana Kelurahan Sebesar Rp 3 Milyar

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI</div></small> RM Sobri

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Kabupaten Empat Lawang, mendapat alokasi anggaran sebesar kurang lebih Rp3 milyar untuk dibagikan kepada 9 kelurahan dalam bentuk dana kelurahan.

Muat Lebih

Ini artinya, setiap kelurahan berhak mendapatkan alokasi anggaran untuk dana kelurahan sekitar Rp300 juta-an.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah (Setda) Empat Lawang, RM Sobri mengatakan, alokasi anggaran untuk dana kelurahan di 9 kelurahan di seluruh Kabupaten Empat Lawang, sudah dimasukan dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Empat Lawang. Karena itu, kepastian turunnya dana kelurahan di kabupaten ini sudah final.

“Yang jelas, pada tahun anggaran 2019 ini, dana kelurahan sudah masuk dan siap dilaksanakan penggunaannya di kelurahan,” ungkap RM Sobri saat dibincangi Harian Silampari di ruang tugasnya, Selasa (8/1).

Bahkan kata dia, peraturan menteri dalam negeri (Permendagri)-nya pun saat ini sudah terbit. Yakni Permendagri Nomor 130/2018 tentang kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan. “Permendagri inilah yang menjadi pedoman pengelolaan kegiatan yang bersumber dari dana kelurahan tahun anggaran 2019,” jelasnya.

Namun demikian, Sobri mengaku belum dapat menjelaskan secara detil regulasi pencairan dan pengelolaan dana kelurahan yang dimaksud. Karena pihaknya masih belum secara detil mempelajari Permendagri Nomor 130/2019. “Biasanya, setelah ada Permendagri-nya, ada petujuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk tekhnis (Juknis). Nah, kita masih menunggu itu, baru kita bahas peraturan bupati (Perbub)-nya,” urai Sobri.

Meski demikian, Sobri mengakui jika pengunaan dana kelurahan secara garis besarnya untuk dipergunakan membiayai pelayanan sosial dasar yang berdampak langsung dengan peningkatan kwalitas hidup masyarakat meliputi pengadaan pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana dan prasarana lingkungan pemukiman, transportasi, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan.

“Untuk pemberdayaan masyarakat, dana kelurahan dapat dipergunakan untuk peningkatan kapasitas dan kapabilitas masyarakat dengan mendayagunakan potensi sumber daya sendiri,” paparnya. (HS-05)