Dapat Bantuan 25 Unit Komputer

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : DOC/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>PANTAU : </strong> Kepala SMAN 6 Lubuklinggau Agustunizar ketika memantau anak didiknya ketika sedang berada diruang mutlimedia tempat pelaksanaan UNBK.

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Dipastikan tahun ini akan menjadi tahun kedua bagi SMA Negeri 6 Model Lubuklinggau kembali melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Muat Lebih

Bahkan kesiapan sudah dipersiapkan dengan baik,agar pada saat hari ujian nanti berjalan dengan sukses. Apalagi SMAN 6 Lubuklinggau juga mendapatkan bantuan 25 unit komputer dari kementerian pendidikan dan kebudayaan RI.Sehingga bisa diprediksi UNBK akan berjalan tanpa kendala berarti.

“Insya Allah kita kembali laksanakan UNBK secara mandiri, apalagi kita juga dapat bantuan 25 unit komputer , tentu ini akan lebih memudahkan dibanding tahun lalu,”kata kepala SMAN 6 Lubuklinggau Agustunizar ketika diwawancarai Harian Silampari,Senin (7/1).

Total, komputer yang dimiliki SMAN 6 saat ini berjumlah 45 unit, meskipun begitu saat UNKB nanti unit sebanyak ini masih kurang, oleh karenanya Agustunizar mengambil kebijakan akan meminjam laftop para dewan guru.

“45 unit sekarang masih kurang juga, ya sekitar 15 unit lah mungkin kurangnya,tapi nanti kita akan coba pakai laftop guru, kita tidak mau membebani siswa, ”terangnya.

Meskipun masih kurang, lanjut Agustunizar, sekolah mereka sangat terbantu, apalagi komputer yang diberikan sudah canggih kekinian yang tidak lagi menggunakan CPU. Lalu SMAN 6 juga sudah menyiapkan satu ruangan besar,bekas perpustakaan untuk tempat UNBK.

“Ruangan itu bekas perpustakaan, muat untuk 70 orang, terhitung ruangan itu dua lokal, karena memang besar,”jelasnya.

Diakhir wawancara, Agustunizar berpesan kepada anak didiknya kelas XII untuk mulailah belajar bersungguh sungguh, dan meninggalkan semau aktivitas di luar rumah yang tidak berdampak positif. Bahkan sekolah mulai meniadakan kegiatan ekstrakurikuler untuk kelas XII.

“Sudah tidak mencapai 3 bulan lagi UNBK dilaksanakan, jadi jangan kebut-kebutan, bisa bahaya, bisa rugi seumur hidup kalau tidak bisa ikut UNBK, kita juga tidak akan mengirimi mereka mengikuti event-event diluar, fokus saja belajar dan mengikuti KBM dengan serius,”harapnya.(HS-02)