Dapat WTP Perdana, Rejang Lebong Terima Insentif Rp 19 Miliar

SERAH : Kepala Kanwil DJPBN Provinsi Bengkulu, Ismed Saputra menyerahka piagam penghargaan Menteri Keuangan Republik Indonesia atas Pencapaian Opini WTP kepada Bupati Dr HA Hijazi SH Msi, Jum,at (11/10/2019). Foto : Badri/HS.

SILAMPARI ONLINE, REJANG LEBONG –Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, untuk pertama kalinya meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Predikat WTP perdana ini didapatkan setelah menunggu 11 tahun lamanya.

Bupati Rejang Lebong Dr.H.A.Hijazi SH.M.si secara langsung menerima Penyerahan Piagam Penghargaan Menteri Keuangan Republik Indonesia atas Pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Rejang Lebong Tahun Anggaran 2018 oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan Negara (DJPBN) Provinsi Bengkulu Ismed Saputra SE MM

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat atas penghargaan yang diberikan. Tentu juga tidak terlepas dari kerjasama yang baik dari seluruh perangkat daerah Kabupaten Rejang Lebong Untuk itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong yang sudah bekerja dengan baik.

“Ini hasil kerja keras Kawan-Kawan dari Organisasi perangkat daerah dan kepada OPD bahwa penghargaan ini harus pertahankan predikat WTP ini dan tingkatkan lagi dengan prestasi-prestasi yang lain,” pesan Hijazi.

Hijazi menjelaskan, dengan mendapatkannya dana insentif daerah (DID) dari pusat sebesar Rp 19 lebih pada tahun 2020 mendatang,

“Rencananya sebagian akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit berada di dua jalur untuk percepatan penyelesaian fisik. Selebihnya, nanti akan dimanfaatkan untuk dinas instansi terkait untuk mengecek sesuai kebutuhanya.” tutur Hijazi.

Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bengkulu Ismed Saputra mengatakan atas keberhasilan ini, di tahun 2020 mendatang mendapatkan dana insentif daerah (DID) sebesar Rp 19.234.171.000.

“Selain DID, tahun 2020 juga, Rejang Lebong akan mendapatkan kucuran dana lainnya seperti dana alokasi umum sebesar Rp 623.719.957.000. Kemudian dana bagi hasil sebesar Rp 3.852.498.000. Dana alokasi khusus fisik Rp 76.060.088.000, dana alokasi khusus nonfisik sebesar Rp 102.137.588.000 dan dana desa sebesar Rp 114.517.590.000,” kata Ismed .

Dijelaskan Ismed, untuk mendapakan WTP banyak kriteria, misalnya penyelesaian pembahasan APBD yang tepat waktu oleh DPR dan pemerintah daerah dan pelayanan publik pada masyarakat dan kriteria lainya.

“Harapan kami ini bisa dipertahankan dan kedepan bisa lebih baik lagi,” ujar Ismed. (HS-06)

Penuiis : Badri
Editor : Fahrurozi
Redaktur : Agus Hubya Handoyo