Dapatkan Sedikit Cahaya Setelah 25 Tahun Terpasung

Silampari Online,

LAHAT – Harapan menatap kehidupan baru akhirnya dimiliki Herman Soewandi (42), warga Desa Sukajadi Kecamatan Seksi Kabupaten Lahat.

Muat Lebih

Pasalnya, semenjak kelas 2 SMA ia mengalami gangguan kejiwaan dan terpasung dan tersisikan, yang artinya sudah kurang lebih selama 25 tahun dirinya harus menyendiri.

Namun kini akhirnya dia mendapat perhatian dari pihak Puskesmas dan dinas kesehatan (Dinkes) Lahat.

Kepala UPTD Puskesmas Pseksu, Aben membenarkan hal tersebut. Diapun mengharapkan dukungan dari pihak kelurga yang bersangkutan, agar mereka dapat membantu memberikan perawatan sebelum berangkat ke Palembang dan ia pun menambahkan keberangkatan Herman Soewandi tinggal menunggu jemputan dari pihak RSJ Palembang.

“Pihak kami terus memberikan obat dan juga pengecekan dan kami juga beberapa hari yang lalu telah melayangkan permohonan berupa surat rujukan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lahat, yang ditujukan ke RSJ Palembang. Hasilnya, surat yang kita berikan mendapatkan balasan yang positif dan tinggal menunggu mobil ambulan dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Palembang,” jelas Aben, Kamis (1/2).

Yusrawati (48), salah seorang anggota keluarga Herman Soewandi, ia merasa senang adik kandungnya telah mendapatkan perhatian dari pihak Puskesmas tersebut. Dia mengatakan, apa yang telah pemerintah berikan pada adiknya, berupa kartu BPJS dan surat rujukan sangatlah membantu.

“Alhamdulillah kami sudah mendapat kartu BPJS dari pemerintah beserta surat rujuk, agar adik kami, mendapatkan perawatan yang lebih intensif di RSJ Palembang,” urainya.

Yusrawati kembali mengatakan bahwa dirinya dan keluarga sudah lama, mengharapkan bantuan dan perhatian dari pemerintah, hal ini ia sampaikan dikarenakan keadaannya dan keluarga yang sehari harinya hanyalah sebagai buru tani yang kerja serabutan.

“Kami sudah lama ingin mengobati adik kami ini. Karena kami keluarga tidak mampu, makanya kami tidak berdaya,” akunya.

Pihak keluarga disampaikannya, sangatlah berterimakasih kepada pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan yang telah membantu keluarganya, kali ini. “Khususnya buat adik kami, yang telah memberikan kartu BPJS dan surat rujuk untuk melakukan perobatan atau rahabilitasi di RSJ Palembang,” katanya.

Dikatakannya pula, pihak keluarganya yang lain pun mengharapkan agar kiranya sebelum penjemputan, ada pemberitahuan terlebih dahulu agar pihak keluarga, dapat bersiap-siap.

“Ya, kami sering tidak di rumah karena kami harus ke kebun dan jarak kebun kami itu sangatlah jauh dari desa kami. Karena itu kami berharap bisa memberitahu dulu,” tukasnya. (HS-06)