DAUN SALAM SOLUSI ATASI ASAM URAT

SILAMPARI ONLINE,

Oleh :  Nurul Ramadhayani, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya

Muat Lebih

Tahukah anda bahwa daun salam ternyata memiliki banyak manfaat, diantaranya seperti dapat menurunkan kadar asam urat, kadar LDL kolesterol, dan mengurangi gatal-gatal. Khasiat daun salam tersebut masih banyak belum di ketahui. Selain merupakan bahan yang mudah di dapat, ternyata daun salam dapat menjadi salah satu alternatif obat yang efektif dalam mengatasi asam urat.

Seperti yang kita ketahui, asam urat adalah penyakit yang seringkali di jumpai pada lanjut usia, biasanya pada usia 40-59 tahun. Asam urat di tandai dengan nyeri persendian pada malam hari dan pagi hari saat bangun tidur.
Secara ilmiah, asam urat merupakan sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Kadar asam urat di dalam tubuh dapat meningkat bila seseorang terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi seperti ekstrak daging, kerang, jeroan, kepiting, keju, kacang tanah, bayam, buncis, kembang kol dan brokoli. Seseorang yang memiliki riwayat penyakit leukemia atau sedang menjalani pengobatan kanker seperti kemoterapi dan radioterapi lebih berisiko untuk mengalami peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), penderita asam urat pada tahun 2007 diperkirakan mencapai 230 juta dan angka tersebut diperkirakan akan meningkat tajam pada tahun 2020. Penyakit asam urat akan terus meningkat kejadiannya baik pada negara maju ataupun negara berkembang seperti Indonesia, dan hanya sedikit penderita asam urat yang terkontrol dengan baik.
Lalu bagaimana daun salam dapat mengatasi asam urat ?

Asam urat dapat di atasi dengan mengkonsumsi rebusan daun salam. Iya, daun salam yang sering kita temui pada bahan bumbu dapur sebagai penambah kelezatan makanan ternyata dapat di jadikan sebagai obat untuk mengatasi asam urat.

Daun salam adalah jenis tanaman yang mengandung substansi-substansi bioaktif yang dapat berpengaruh baik terhadap kadar asam urat di dalam tubuh. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui kandungan dari daun salam. Secara ilmiah telah ditemukannya beberapa kandungan pada daun salam seperti flavonoid, tanin, dan minyak atsiri dengan kandungan minyak sitral dan eugenol yang diduga mampu menurunkan asam urat dalam darah. Selain itu daun salam juga bermanfaat sebagai peluruh kencing (diuretik) dan penghilang nyeri (analgetik). Sebagai diuretik, daun salam mampu memperbanyak produksi urin sehingga dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah. Sedangkan ebagai analgetik, daun salam dapat menghilangkan nyeri persedian di malam hari.

Adapun cara yang di lakukan untuk mengkonsumsi daun salam sebagai obat yaitu dengan cara menyiapkan sekitar 15 lembar daun salam yang telah di bersihkan, rebus daun salam dengan 3 gelas air. Rebus hingga tersisa setengah air rebusannya, lalu konsumsi rebusan air daun salam setiap hari secara teratur. (*)

Penulis :  Warga Jalan Patimura, RT.06 N0.89 Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau