oleh

Demi Narkoba, Ini Pengakuan Pelaku Penipuan Terhadap 21 Pembeli Freezer Ice Cream

Silampari Online 

LUBUKLINGGAU- Polsek Lubuklinggau Barat merilis kasus tindak pidana penipuan
Freezer Ice Cream yang dilakukan oleh pelaku Zulpikar. Dimana, ia ditangkap dikediamannya Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau.

Kanit Polsek Lubuklinggau Barat, Iptu Paisal kejadian dugaan tindak pidana penipuan tersebut bermula ketika korban Kartini (27) warga Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat pada 27 Juli 2020 lalu. Dimana, pada 28 Juli 2020 korban melaporkan dugaan tindak pidana penipuan tersebut ke Polsek Lubuklinggau Barat. Sehingga, dari laporan tersebut dikembangkan lalu melakukan penangkapan terhadap tersangka Zulpikar (26) pada Sabtu (26/12) Sekitar Pukul 20.00 Wib di jalan delima Kelurahan Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat.

Dikatakannya, modus pelaku mendatangi kerumah korban dengan cara menawarkan freezer ice cream dan membayar uang muka kepada pelaku dan sorenya akan di pasang diwarung manisan korban. Namun ketika ditunggu hingga sore hari pelaku tidak kunjung datang dan nomor ponsel pelaku tidak aktif.

Menurut ia, rata-rata korban penipuan adalah mempunyai warung manisan diwilayah hukum Polres Lubuklinggau. Dimana, untuk korban penipuan disinyalir 21 orang dan kemungkinan akan bertambah.

Selain itu, untuk barang bukti yang disita terhadap tersangka berupa satu buah id card, dua lembar kwitansi, satu buah ponsel mini, satu unit sepeda motor, empat belas surat pernyataan dan juga menyita barang bukti dari korban sebanyak 12 kwitansi dan dua belas surat pernyataan. Sedangkan, untuk kerugian korban bervariasi tiga ratus ribu sampai dua juta, total keselurahan korban lebih kurang sebesar Rp14.400.000 dan uang hasil penipuan tersebut digunakan untuk keperluan keseharian dan narkoba.

Kemudian, dari pengakuan tersangka awal timbul niat untuk menipu korban karena ia mengetahui kalau korban ingin membeli freezer ice cream. Sehingga korban timbul untuk memanfaatkan peluang tersebut dan hasil dari penipuan digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan membeli narkoba. (Trisko)