Depo Arsip Daerah Akan Diresmikan

H Choiri Badri. (DOC/HS)

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Empat Lawang, segera meresmikan Depo Arsip Daerah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang. Rencananya, Selasa (17/9/2019) mendatang, Depo Arsip Daerah akan diresmikan penggunaannya oleh Bupati Empat Lawang.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Empat Lawang, H Choiri Badri mengatakan, ada dua macam arsip daerah yang akan disimpan dalam Depo Arsip Daerah Empat Lawang. Antara lain, arsip statis dan arsip dinamis.

“Arsip statis ini contohnya, arsip yang berkaitan dengan sejarah daerah. Arsip ini sampai kapanpun harus terjaga kelestariannya dan tidak boleh dihilangkan,” jelas Choiri saat dibincangi wartawan, Jum’at (13/9/2019).

Selanjutnya, kata Choiri, arsip dinamis. Arsip ini boleh dimusnahkan ketika sudah berumur 10 tahun. “Baik arsip statis maupun arsip dinamis, mesti dijaga betul-betul dan tidak boleh hilang. Makanya kita akan resmikan penggunaan Depo Arsip Daerah, tempat menyimpan arsip-arsip itu, agar arsip daerah dapat diperlakukan dengan baik,” paparnya.

Lebih lanjut H Choiri Badri mengatakan, setiap daerah wajib memperlakukan arsip dengan baik. Hal ini ada aturannya yang mesti ditaati yakni Undang-Undang Nomor 43/2009 tentang Kearsipan.

“Dasar hukumnya sudah sangat jelas. Memang ada Undang-Undangnya, bukan sembarang aturan,” ujarnya.

Diapun merinci pentingnya arsip daerah tertata rapi, karena arsip dapat menjadi bahan untuk digunakan sebagai perencanaan dan pengambilan keputusan, dukungan pelayanan publik, melidungi hak keperdataan rakyat, bahan pertanggungjawaban kegiatan yang sudah dikerjakan dan sebagai bahan perlidungan terhadap kekayaan intelektual.

“Disamping itu, arsip penting dijaga karena dapat menjadi pembelajaran anak cucu, identitas dan memori kolektif dan perlindungan eksistensi bangsa. Juga, dapat dijadikan alat bukti hukum dari mulai penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingg kepersidangan, seperti contoh kasus sengketa tapal batas,” tandasnya. (HS-05)