Di “The Sunrise of Java”, Syarif Belajar Tuntaskan Kemiskinan Muratara

Bupati Muratara HM. Syarif Hidayat saling bertukar cinderamata dengan Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko saat melakukan kunjungan kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah pada 25 September 2017. FOTO/ISTIMEWA

SILAMPARI ONLINE,

MURATARA-Meskipun sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 1,27 persen sampai 2018, Pemerintah Kabupaten Muratara terus belajar memperbaikinya di masa mendatang. Bupati Muratara HM. Syarif Hidayat ingin kesejahteraan masyarakat meningkat. Makanya, di setiap kecamatan dibangun infrastruktur jalan, jembatan, sarana air bersih, sekolah dan jaringan listrik agar lebih merata.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Bupati dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga belajar ke daerah lain yang sudah menjadi percontohan di Indonesia. Salah satunya mendatangi kabupaten banyuwangi yang dijuluki “The Sunrise of Java” pada 25 September 2017. Banyuwangi sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan secara drastis sebesar 2,61 persen pada 2016.

Merujuk data Badan Pusat Statistik Propinsi Jawa Timur tahun 2017, angka kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi menurun dibanding tahun sebelumnya dari 11,25 persen menjadi 8,64 persen. Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko kepada rombongan bupati menjelaskan, sebelum 2010 hingga saat ini angka kemiskinan sebesar 20,9 persen menjadi 8,7 persen  atau menurun 11 persen.

Bahkan, kesejahteraan masyarakat mengalami peningkatan dari 20,8 juta/orang per tahun menjadi 41,467 juta/orang per tahun. Optimis Tuntaskan Kemiskinan Muratara Upaya HM. Syarif Hidayat menekan kemiskinan, sudah terlihat sejak 2016 yang saat itu mencapai 20,00 persen. Pada tahun 2017 persentase jumlah penduduk miskin menurun menjadi 19,49 persen atau sebanyak 36.460 jiwa. Sampai 2018 merujuk data BPS tahun 2019  halaman 15 disebutkan, Indek Pembangunan Manusia (IPM) Muratara menunjukkan trend meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2018 IPM mencapai 63,49.

Prosentase penduduk miskin juga mengalami penurunan menjadi 1.27 persen dari total penduduk miskin. Kepala Bappeda Erwin Syarif menjelaskan, penurunan kemiskinan dikarenakan program-program penanggulangan kemiskinan sudah berjalan di Muratara. Dari mulai program pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin, pelayanan pendidikan bagi masyarakat miskin, pemberdayaan komunitas adat tertinggal, penyediaan air bersih dan MCK serta program bantuan lainnya.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat menegaskan, meskipun angka kemiskinan masih sangat tinggi, namun dengan semangat semua pihak dirinya optimis bisa lepas dari lepas status Kabupaten Tertinggal.  “Insya Allah dengan sinergitas dan soliditas semua OPD di Kabupaten Muratara, kemiskinan penduduk dan ketertinggalan ini, akan kita tuntaskan,” tegasnya. (Adv)

Sumber : www.syarifhidayat.id