Dikira Korban Lakalantas, Ternyata Pembunuhan

korban diketahui bernama Erwin warga Kayu Ara tewas bersimbah darah di Jalan A Ayani Kelurahan Kenanga I

SILAMPARI ONLINE

LUBUKLINGGAU – Warga Kenanga I Lama, Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Rabu (18/9) sekitar pukul 21.30 WIB, geger. Pasalnya, seorang pemuda tewas bersimbah darah diketahui bernama Erwin, warga Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.
Menurut keterangan teman korban, Noval, ternyata pemuda yang ditemukan bersimbah darah di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan tebing Kenanga I Lama, Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara II bernama Erwin Warga Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I.“Iya dia teman saya, namanya Erwin warga kayu ara,” kata Noval.

Muat Lebih

Dijelaskannya, tadi korban itu pergi ke tempat pacarnya di Kenanga I, namun ia ditinggal dan disuruh menunggu di tepi jalan Lintas. Dan setelah itu dirinya melihat temannya sudah ditemukan bersimbah darah.
Ditambahkan, satu teman korban lainnya, Eci, mengatakan sebelum kejadian korban dari tempat acara yasinan di rumah istri kakaknya. Dan saat tengah beres-beres, korban pergi dan tidak tahu kemana. “Dio ngilang dak tahu kemano dak ngomong. Pegi dewean,” ungkapnya.

Tak lama setelah korban pergi, ia mendapatkan kabar dan informasi yang mengatakan kalau Erwin ditusuk dan berada dirumah sakit. “Tahu-tahu ado yang nelpon, keno tusuk,” terang Eci.
Kemudian, menurut salah satu warga setempat, Amran mengatakan saat itu ia melihat seorang yang merosot dari atas tebing kenangan I lama dengan berlumuran darah menggunakan baju batik Chalsea. Untuk motifnya,dirinya juga belum mengetahuinya.

“Saat itu matanya masih bergerak-gerak. Tapi tidak ada warga yang berani mengangkatnya. Tidak berkelang beberapa menit, orang itu meninggal,”ungkapnya kepada Harian Silampari.
Sepengetahuan Amran, orang itu jatuh dari tebing dan disangka korban laka lantas. “Saya kira itu korban Laka lantas. Saat dilihat, bajunya koyak dan didadanya ada bekas kena tuja,”katanya.
Ditemukannya korban tewas di lokasi kejadian tersebut tak ayal membuat suasana di lokasi ramai. Sehingga kondisi akses jalan padat dan macet. Itu dikarenakan banyaknya warga dan pengendara yang melintas berhenti untuk melihat langsung kelokasi kejadian.

Selanjutnya, Polisi yang mendapatkan informasi langsung meluncur ke lokasi. Dan memasang Police Line guna mensterilkan lokasi dan memudahkan proses penyelidikan sekaligus mencari alat bukt yang kemungkinan diduga ada yang tertinggal.

Selang setengah jam, proses evakuasi mayat korban dari lokasi dilakukan dengan diangkut menggunakan mobil. Lalu mayat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Sobirin Kabupaten Mura di Lubuklinggau. Sekitar satu jam, mayat oleh pihak keluarga dibawa kerumah duka.
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP Rivoi saat dikonfirmasi via whatshapnya membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini, petugas Satreskrim Polres Lubuklinggau masih melakukan penyelidikan. “Belum dapet info untuk Id tsk maupun korban. Anggota masih lidik di lapangan,” ujarnya.

Noval dan Sepeda Motor Honda Blide dengan nomot polisi BG 6002 HH dibawa ke Mapolres Lubuklinggau untuk dilakukan pengembangan penyelidikan dan teman korban Noval diminta keterangan.

*sumber : Harian Silampari