Dilarang Nambah Guru Honorer

Silampari Online

LUBUKLINGGAU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklinggau mengingatkan para kepala sekolah negeri untuk tidak lagi merekrut guru honorer.

Muat Lebih

Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 48/2005 Jo PP No 43/2007, jika masih ada yang merekrut maka hal itu melanggar peraturan pemerintah.

“Larangan sekolah merekrut guru honorer telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 48/2005 Jo PP No 43/2007,” kata Tamri selaku Kadisdikbud Lubuklinggau.

Jumlah guru honorer saat ini, 900an orang dan ini tersebar disekolah sekolah negeri, terutama paling banyak ditingkatan SD. Menurutnya, jumlah sebanyak 900an ini, upaya menutupi kekurangan guru selama ini. Meskipun begitu, kepala sekolah sudah diimbau untuk tidak lagi merekrut guru honorer.

“Aturan dilarang menambah guru honorer ini sudah sejak tahun lalu,”kata Tamri.
Sementara itu salah satu guru honorer di salah satu SD di kota Lubuklinggau, Elsa Septiany mengharapkan adanya kebijakan yang lebih berpihak kepada guru honorer, misalkan mengangkat menjadi PNS bagi guru honorer yang sudah puluhan tahun.

“Di sekolah kami, ada guru honorer yang sudah sampai 10 tahun belum diangkat menjadi PNS,”ungkapnya.

Menurutnya pengabdian seorang guru honorer yang sudah puluhan tahun mengajar, tidak perlu diragukan, bahkan perlu diapresiasi pemerintah dengan memberikan peluang untuk mereka menjadi PNS.

“Dengan gaji, 300 ribu per tiga bulan, bisa dibayangkan perjuangan para guru honorer,”katanya singkat.(CW-01/02)