Dinsos Siapkan Dana Orang Terlantar

ILUSTRASI : Gambar hanya ilustrasi, tidak ada hubungannya dengan isi berita.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang urusi eks penyakit sosial, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan orang terlantar.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, Bambang Irawan melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, Kodri Malisi mengatakan, setidaknya 20 eks Narapida di Kabupaten Empat Lawang, terdiri dari dua orang per-kecamatan sudah dilakukan pembinaan. Mulai dari pelatihan dan praktek langsung di bengkel, salon kecantikan, counter hanphone serta pangkas rambut.

Hal ini dilakukan agar para mantan Narapidana ini memiliki keahlian dan bisa hidup berdampingan dengan masyarakat serta punya penghasilan tetap.

“Alhamdulillah disambut baik. Baik pemilik usaha yang dititipkan maupun eks penyakit sosial tadi,” kata Kodri, Jum’at (11/10/2019).

Selanjutnya Kodri juga menyampaikan, pihaknya menyiapkan dana bagi warga luar Kabupaten Empat Lawang yang terlantar di Empat Lawang. Misalnya, bagi korban copet atau perampokan yang kehabisan biaya untuk pulang ke daerah asal. Namun dengan syarat harus ada surat laporan ke pihak kepolisian.

“Kami juga menyiapkan dana bagi mereka yang terlantar, itu,” imbuhnya.

Namun demikian tambahnya, jumlah bantuan ongkos bagi orang terlantar tidak besar hanya secukupnya. Pemberian bantuan ongkos dari Dinsos juga tidak langsung kepada korban, melainkan didampingi petugas Dinsos Empat Lawang ongkos diberikan setelah berada di kendaraan yang akan ditumpanginya.

“Inilah tugas kami, setidaknya sudah ada beberapa yang kami bantu, seperti warga Jakarta yang kehabisan ongkos hendak pulang ke Medan,” katanya.

Yang tidak kalah penting, lanjut Kodri, pihaknya dibeberapa bulan yang lalu juga sudah mendatangi dan melakukan sosialisasi ODGJ. Bahkan jika disetujui pihak keluarga akan direhabilitasi di rumah sakit dengan biaya gratis. Artinya tidak ada lagi ODGJ yang dipasung.

“Kebanyakan tidak ada identitas, jadi harus kami urus mulai dari hal terkecil, pembuatan identitas, bantuan lain serta kartu KIS sebagai tahap awal,” tukasnya. (HS-05)

Penulis : Fahrurozi
Editor : …
Redaktur : Agus Hubya Handoyo