Disbun Muba Serahkan STR pada 6 UPPB

SILAMPARI ONLINE,

Bayung Lencir- Dalam upaya mensejahterakan para petani karet, Rabu (22/01/2020) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Muba menyerahkan Surat Tanda Registrasi (STR) kepada 6 Unit Pengolahan dan Pemasaran Bahan Olahan Karet (UPPB) saat gelaran acara silaturahmi UPPB Desa Senawar Jaya Kecamatan Bayung Lencir Muba oleh forum komunikasi UPPB se Bayung Lencir.

Muat Lebih

Keenam UPPB tersebut yakni, UPPB Bayung Lencir di kelurahan Bayung Lencir (Perpanjangan), UPPB Senawar Jaya desa Senawar Jaya, UPPB Mendis Maju Bersama desa Mendis, UPPB Sumber Makmur Bersama desa Pangkalan Bayat, UPPB Selaro Berseri desa Simpang Bayat, UPPB Bayat Ilir Sejahtera Desa Bayat Ilir.

STR keenam UPPB tersebut diserahkan oleh Bupati Musi Banyuasin Bapak H Dodi Reza Alek diwakili oleh Kepala Dinas Perkebunan Musi Banyuasin Drs Iskandar Syahrianto M. H, ketua DPRD Kabupaten Muba Bapak Sugondo, serta camat Bayung Lencir Bapak Akhmad Toyibir S.STP.MM.

Dalam sambutanya kepala Dinas Perkebunan Musi Banyuasin Drs. Iskandar Syahrianto M. H, menyampaikan bahwa melalui UPPB ini bisa merubah pola bertani dan penjualan hasil tani para petani itu sendiri.

“Perlahan kita perbaiki cara menyadap karet yang benar, misalnya menyadap karet 2 hektare lahan dibagi menjadi 3 hari sekali, cara seperti itu selain mempermudah petani, pohon karet pun tidak setiap hari disadap dan itu tidak menurunkan jumlah produksi karetnya”, tandasnya.

Lebih lanjut beliau juga berterimakasih atas telah terbentuknya forum silaturahmi UPPB se-Bayung Lencir ini karena menurutnya melalui forum ini bisa menjadi wadah berbagi informasih dan pengetahuan untuk para petani.

“Kedepan, tahun ini juga UPPB akan kiya naikan gradenya dari perkumpulan penjual bokar menjadi berbadan hukum, sehingga kalau sudah demikian bisa menggandeng pihak bank, jadi pembayaranya tidak lagi secara cash. Akan ada bantuan bibit sejumlah 5 juta bibit tahun 2020 ini melalui UPPB, saat ini sedang pendataan. Agustus sampai Septemberlah kira-kira realisasinya tergantung pendataanya”, pungkasnya di depan para petani dan pengurus UPPB se Bayung Lencir yang disambut riuh tepuk tangan.

Semantara itu Camat Bayung Lencir Akhmad ToyIbir S.STP.MM mengatakan, apabila nantinya di desa lain akan mendirikan UPPB di masing-masing desanya memiliki nama dari desa tempat UPPB tersebut beroperasi.

“Untuk forum Komunikasi UPPB Kecamatan Bayung Lencir kedepanya agar memfasilitasi para UPPB memiliki peta perangnya masing-masing, serta tidak saling caplok Kavlingan,” harapnya. (Heri)